Fanfiction – My Gentle Bos chap 3-4


Untitled-1

Tittle: My Gentle Bos

Chapter: 3 -4

Cast: Mario Maurer – Punpun Sutata (Thailand actress)

Writer: HeodangChan

Synopsis: In Gallery -> Fanfiction (PeaceLove8793)

Publish On: PeaceLove8793

Note From Writer:

“Di Chapter ini Aku menggunakan kak Gubgib untuk cerita. Dan maaf jika ada yang kesinggung tolong maaf. Kan, ini juga Fanfiction, :Fiksi yang namanaya fiksi itu pasti tidak nyata. mohon jika ada yang tidak suka segera bilang sama aku pasti aku ganti kok

Who Get Read: Semua Umur^^

Note For Readers: ada kata-kata korea yang agak gila sedikit jadi ini pengertiannya biar readers ngerti:

  1. Arraso/Arraoyo: mengerti
  2. Wae/Waeyo: kenapa/mengapa
  3. Ne/Ye: iya
  4. Mwo:  apa
  5. Otthokae: bagaimana
  6. Choshoamnida/Mianhae/Mian: maafkan saya
  7. Omo: astaga
  8. Jincha/Jeongmal: Apa/benarkah

Terus yang suka nonton anime atau baca manga pasti tahu kalo misalnya cast-nya terpojok dia bentuknya kayak chibi” gituh atau ya gituh deh.

 

 

Happy Reading Guys!

 

“ah! Pussy kamu rupanya.” Kataku sambil menggendong Pussy anjing yang paling mario sayangi yang menjatuhkan gelas.

Ya Tuhan! Kenapa aku merasa lain ya bila dekat dengan mario? Aku aku mulai ada rasa dengan dia? Aku semakin care sama dia terlebih lagi dia sakit begini tertidur pulas dengan suhu badan yan tidak normal? Bagaimana aku bisa tinggal diam.

***

Hari ini jadwal mario padat banget, tapi untungnya udah banyak di tolak sama mario jadi aku gak capai juga.

“nam, apa kamu udah selesai?” kata mario dari luar kamarku.

“ya! Sebentar lagi bos.” Kataku sambil memasukkan barang-barang yang perlu di bawa nanti.

Aku perlahan-lahan berjalan dan membuka pintu kamarku, “Ayo! Bos. Nanti terlambat lagi.” Kataku sambil membawa kado.

1 2 3 detik mario melihatku tanpa bergerak sedikit-pun, aku jadi malu. “bos.. bos……kenapa?” kataku.

“tidak.heran saja, ternyata gaun itu muat denganmu” katanya yang sepertinya berbohong.. maklum gaun yang aku pakai ini pemberian dia tidak tahu punya siapa.

Aku membawa tas yang isinya barang-barang yang diperlukkan mario, dan kado.  Ah, apa sudah terlambatya ke pesta ulang tahun kak marco? Tapi biarlah mariokan adikknya pasti tidak akan marah jika terlambat.

“Nam, kamu suka musim apa?” kata mario mengalihkan kekosongan.

“musim? Kalau saya suka musim semi dan gugur.” Kataku sambil membayangi musim yang sangat aku sukai itu.

“musim gugur? Wah! Aku juga suka. Hal apa yang kamu sukai dari musim gugur?” katanya sambil mencoba membuka tutup botol air mineral, tampaknya mario kesusahan membukanya kemudian aku membantunya membukkakan, “makasih” katanya.

“kalau saya suka melihat daun-daun yang berguguran yang sudah menguning apalagi melihatnya di pinggirdanau, terlebih lagi jika di jepang pasti sangat indah. Aku suka sekali itu.” Katataku sambil kembali membantu mario menutup tutup botol.

“ternyata sama denganku, aku juga suka itu. Apalagi jika kita bersama kekasih kita dan bergandeng tangan dia sana pasti terlihat romantis.” Kata mario sambil menerangkan dengan senyuman indahnya itu.

Aku menatap mario di kaca depan , sepertinya aku sudah jatuh cinta sama mario. Kita banyak kesamaan, terlebih lagi yang mario katakan adalah keinginan yang aku inginkan dari dulu.

“Nam, kenapa kamu melihatku begitu?” kata mario mengagetkanku, ternyata mario melihatku menatap dia. Bagaimana ini? “tidak bos, tadi ada bintik-bintik di wajah bos, tapi sepertinya bukan.

“wah! Kamu orangnya pengertian juga ya, aku yang bos kamu saja kamu perhatikan apalagi kekasihmu. Kamu sudah punya kekasih Nam?” kata mario sambil menatap serius jalanan di depannya.

“saya? Uhm.. saya baru putus bos” kataku memelankan nada bicaraku.

“putus? Gara-gara apa?” kata nya.

Andai mario tahu kenapa aku bisa putus gara-gara dia, mungkin dia sedih. “tidak bos, sebenarnya hanya masalah sepele, bos.” Kataku berbohong

“uhmm… sebenarnya wajar-wajar saja itu. Aku juga sering begituh dulu tapi akhirnya karena tidak ada rasa lagi … ah! Sudahlah masa lalau biarlah masa lalau sekarang lebih baik kita memikirkan masa yang akan datang.” Kata mario.

“ya bos.” Kataku sambil pura-pura menggaruk-garuk, kepalaku.

***

Wah! Ternyata teman-teman kak marco banyak juga ya. Kami masuk dengan membawa kado untuk kak marco, aku memberi kak marco sebuah topi, topi ini bukan sembarang topi ,topi yang aku kasih ini adalah topi yang sudah di tanda tangani Pitbull, sayang sih tapi daripada ku beli lagi aku udah gak ada uang.. kalo mario aku gak  tahu dia beri apa yang pasti kadonya berat banget??.

Nah, acara potong kue, whises, udah selesai tinggal makan-makan deh.aku berdiri di dekat tangga sambil minum bir, sebenarnya aku tidak suka sih tapi gak ada minuman lainnya jadi aku minum ini aja.

 

Author P.O.V

Saat punpun mulai meminum lagi minumannya tiba-tiba seorang perempuan yang bernama Gubgib (mantan mario) datang dan menampar punpun.”apa-apaan sih kamu” kata punpun seraya memegang pipinya yang memerah karena ditampar.

“apa-apaan? Kamu tuh yang apa-apaan. Beraninnya kamu cium pacarku ya.” Kata gubgib.

“pacar? Apa maksud kakak?” kata punpun sambil menitihkan air mata karena kesakitan habis ditampar gubgib.

“mario. Kenapa kamu cium dia? Kamutuh siapa dia sih? Pacar bukan manager bukan. Kamu emannya pacar dia huh?”kata gubgib.

“ya! Dia pacarku. Kenapa” tiba-tiba mario datang menghampiri mereka. “gubgib, apa-apaan sih kamu? Buat malu saja. Nam, kamu tidak apa-apa?” kata mario memegang pipi punpun yang ditampar gubgib tadi.

“kenapa kmautampar dia gubgib? apa salah dia? Huh!” kata mario. Mario membuka jasnya dan menutupi kepala punpun agar punpun tidak dilihat orang-orang, mario pun membawa punpun kesuatu ruangan.

Mario mencoba mengompres pipi punpun dengan air hangat. “bagaimana ini bisa terjadi? dasar perempuan itu. Nam, apa masih sakit?” kata mario.

“sedikit bos,”kata punpun.

Mario mencoba kembali mengompres punpun,tapi punpun menahan tangan mario.

“uhm, bos. Sebenarnya saya ingin terus terang. Tapi bos jangan kaget.” Kata punpun.

“uhm. Apa itu?”

“bos, saya.saya ini sebenarnya punpun suttata. Saya ini yang ingin di jodohkan kakak marco. Saya menyamar begini karena saya ingin tahu lebih dalam tentang bos. Dan juga saya juga ingin katakan bahwa saya… saya… saya jatuh cinta sama kamu mario.” Kata punpun terus terang. Suasana hening sebentar.

“kamu benar punpun. apa tidak salah?”

“ya aku serius ini aku punpun suttata. Apa kammu belum tahu identitas aku? Sekarang di berita-berita aku sedang digosipkan sedang ada di thailand. Di sini. Aku ini airtis korea mario.tapi kakakku mengelak semuanya demi aku. Tapi aku mohon kamu jangan marah karena aku sudah berbohong denganmu.” Kata punpun mengeluarkan air matanya, seketika mario menghapusnya dengan jari-jari tangannya yang indah.

“tidak. Aku tidak akan marah dengan ini. Malahan aku minta maaf dengan semuanya. Karena aku sudah merepotkanmu dan membuatmu jadi seperti ini.pasti berat rasanya.” Kata mario, lalau mario memeluk punpun  “Nam, eh punpun. Tidak masalah dengan itu. Aku adalah aku dan kamu adalah kamu. Aku juga mencintaimu dan menyanyangimu. Kamu tidak perlu khawatir denganku jika aku marah. Aku malah bersyukur kamu ada di sisiku. Kamu sudah jadi tempat curhatku yang lama aku pendam di hati dan sekarang lega. Kamu sudah membantuku dalam hari-hariku. Terimah kasih punpun.” Kata mario sambil mengelus-elus kepala punun.

***

Esok harinya,…

Ada yang menekan tombol bel dari luar , punpun segerapunpun membuka pintu.

“one-chan. Kak marco!” kata punpun kaget.

“ada apa punpun sayang, kamu kaget. Ayo kita pulang. Nih, tiketnya sudah aku siapkan.” Kata one-chan sambil menunjukkan tiket pada punpun.

“one-chan kenapa ke sini?” kata punpun.

“kan kamu sendiri yang bilang mau pulang. Nih, aku jemput malah kamu kaget.” Kata one-chan.

“tapi. Tapi aku tidak ingin pulang sekarang.” Kata punpun.

“Waeyo? Apa kamu sudah… ituya?” kata one-chan.

“ya one-chan.”

“tidak bisa one-chan udah bilang kalau jika kau udah ada perkembangan kamu akan pulang. Yakanmarco?” kata one-chan.

“ya. Punpun maaf aku tidak sengaja melihat kejadian tadi malam.” Kata marco.

“ya sudah, punpun cepat mana barang-barangmu? Ayolah biar aku bantu. Dimana kamarmu?” kata one-chan masuk ke apartement mario.

“itu yang dekat pintu cokelat.” Kata marco membantu menjawab.

***

“punpun ayo cepat pesawatnya bentar lagi take off.” Kata one-chan.

Punpun beranjak dari taxi yang dia tumpangi tadi sambil menatap kosong jalanan didepannya.

Di belakang itu…

Mario yang baru pulang Gym kaget melihat marco menonton TV-nya di ruang Break milikknya. “huh! Marco..  kenapa kamu disini? nam mana?” kata mario.

“nam? Punpun maksud kamu? Dia pulang kekorea.” Kata marco dengan polosnya.

“pulang? Kenapa dia tidak bilang padaku?”

“bilang? Untuk apa dia bilang padamu? Memangnya dia kekasihmu.kan aku juga yang memberinya pekerjaan”

“ya! Dia kekasihku bukan asistenku lagi. Sekarang dia dimana?”

“mujngkin di bandara itu pun jika belum take off.”

Segera mario masukke kamarnya dan mandi dan cepat cepat beres-beres untuk ke bandara.

***

Di samping itu,…

“one-chanaku mau ke wc dulu” kata punpun.

“ok! Jangan lama-lama ya!”

Dilain itu mario sampai dibandara dan sibuk mencari punpun.

“punpun dimana kamu?” kata mario dalam benakknya.

Sekejap mario melihat punpun keluar dari wc,”Punpun!!” kata mario teriak.

“mario… kamu kanapa disini?”

“kenap di sini? Kamu yang kenapa disini? Kenapa kamu tidak bilang-bilang kalau kamu harus pulang?”

“maaf, tapi ini tidak bisa di hentikkan lagi ini sudah perjanjian kakak kita. Mario jika kita bejodoh pasti kita akan ketemu lagi. Maaf aku harus pergi.” Kata punpun sambil memeluk mario.

Merekea tidak menyadari bahwa orang-orang di bandara melihat mereka terlebih lagi para paparazi mefoto mereka. Mario-pun membalas pelukkan punpun itutanpa berkata apapun.  Punpun lalu melepaskan pelukkannya laluberjalanmeninggalkan mario dengan air matatanpa hentinya.

***

Beberapa bulan kemudian..

Punpun asik membaca  komik yang menjadi hobinya di ruang istirahat.

“punpun.. kamu kenapa sih?” kata one-chan menghampiri punpun. Punpun tidak menjawab pertanyaan  one-chan malah memilih berdiri dan pergi.

“punpun kamu mau kemana?” kata one-chan.

“aku mau ke apartement-ku. Jangan datangi aku selain aku kerja”kata punpun menjawab dengan wajah malas.

“ok baiklah, tapi punpun besok jangan lupa kamu harus datang di korea movie award, kamu harus berpakaian dan berdandan yang cantik.” Kata one-chan.

“Arrasoyo.”

***

Esok harinya…

Punpun sudah selesai berdandan dan berpakaian yang cantik untuk tampil dia KMA dan Red carpet nantinya, punpun mengirim pesan ke one-chan untuk segera menjemputnya.

Dilain itu, mario jugabersiap-siap datang ke KMA di seoul, mario di undang karena masuk nominasi Actor terfavorit yang berduet dengan artis korea. Tapi hal itu tidak membuat mario dan punpun senang, mereka berdua juga tidaktahu bakal bertemu nantinya.

Acara akan dimulai, acara KMA di mulai dengan permofe TVXQ Dan Lee seung gi yang mengelluarkanTalenta mereka.

Mario duduk di meja di samping artis-aktor dari luar juga, sedangkan punpun duduk diantara artis-artis cantik korea jarak mereka tidakalah jauh tapi mereka tidak pernah sadar bahwa mereka ada dalam satu acara yang sama.

***

Acara selesia punpun mendapat 2 penghargaan sedangkan mario mendapat 1 penghargaan. Di akhiracara semua para tamu bersiap siap untuk selfie dan berfoto-foto untuk Homepage KMA.

Saat setelah selesai semuanya selfie, mario melihat ada punpun diantara para artis perempuan lainnya tapi mario tidak yakin itu punpun.

“apa itu punpun ya? Sepertinya bukan. Eh tapi sepertinya itu dia.ah! itu dia!” kata mario sambil berjalan mendekati punpun tetapi ketika mendekat punpun malah menghilang. Ini jelas membuat mario sedih.

Dilain waktu punpun kembali pulang ke apartementnya.

“ah! Capai banget.tapi walaupun begini aku bisa menghasilkan 2 penghargaan”kata punpun kembali mencium penghargaan miripnya, punpun mencoba selca dengan ke dua penghargaan yang diadapatkan.

Ning nong.ning nong.

“ah? Siapa itu malam-malam begini?” kata punpun kembali berdiri dan membuka pintu rumahnya.

Punpun kaget ketika melihat ada mario di hadapannya.

“mmmario.” Kata punpun gugup.

“punpun.” Kata mario sambil tersenyum.

“kenapa kamu bisa tahuaku ada di sini?”

“aku tahu dari managermu ternyata dia teman managerku juga.” Kata mario.

“ayo masuk mario, diluar pasti dingin.” Kata punpun mengajak mario masuk.

“uhm… mario kamu .. ada apa kesini?” kata punpun

“aku kesini ingin menemuimu saja. Punpun mau tidak berlibur denganku? Tiket liburan dari lomba beberapa bulan lalu masih ada. Ini jugakan usahamu juga”

“liburan?”

“iya kan sayang jika dibuang. Ini juga menjadi balasanmu untuk perbuatan gubgib bebarapa bulan lalu.”

“baiklah. Kebetulan aku ambil break 2 minggu. Tapi pekerjaanmu bagaimana?”

“aku juga ambil cuti 1 minggu.”

“jadi, liburan ini kita akan ke mana?”

“aku memutuskan kita akan ke Jepang.”

“jepang?”

“ya aku ingin melihat daunyang berguguran pasti sangat indah. Kan sebentar lagi musim gugur. Apa kamu setuju?”

“baiklah, aku sangat mengharapkan itu.”

***

“Dah!” kata punpun

“dah sampai jumpa besok. Besok pagi aku akan datang ke sini.” Kata mario. Perlahan mario berhentikan langkahnya dan kembali ke punpun, pelan-pelan mario mencium pipi punpun.

“dah!” kata mario.

~TBC~

 

Leave a comment

Filed under Fanfiction

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s