Category Archives: Fanfiction

Fanfiction – My Gentle Bos chap 3-4

Untitled-1

Tittle: My Gentle Bos

Chapter: 3 -4

Cast: Mario Maurer – Punpun Sutata (Thailand actress)

Writer: HeodangChan

Synopsis: In Gallery -> Fanfiction (PeaceLove8793)

Publish On: PeaceLove8793

Note From Writer:

“Di Chapter ini Aku menggunakan kak Gubgib untuk cerita. Dan maaf jika ada yang kesinggung tolong maaf. Kan, ini juga Fanfiction, :Fiksi yang namanaya fiksi itu pasti tidak nyata. mohon jika ada yang tidak suka segera bilang sama aku pasti aku ganti kok

Who Get Read: Semua Umur^^

Note For Readers: ada kata-kata korea yang agak gila sedikit jadi ini pengertiannya biar readers ngerti:

  1. Arraso/Arraoyo: mengerti
  2. Wae/Waeyo: kenapa/mengapa
  3. Ne/Ye: iya
  4. Mwo:  apa
  5. Otthokae: bagaimana
  6. Choshoamnida/Mianhae/Mian: maafkan saya
  7. Omo: astaga
  8. Jincha/Jeongmal: Apa/benarkah

Terus yang suka nonton anime atau baca manga pasti tahu kalo misalnya cast-nya terpojok dia bentuknya kayak chibi” gituh atau ya gituh deh.

 

 

Happy Reading Guys!

 

“ah! Pussy kamu rupanya.” Kataku sambil menggendong Pussy anjing yang paling mario sayangi yang menjatuhkan gelas.

Ya Tuhan! Kenapa aku merasa lain ya bila dekat dengan mario? Aku aku mulai ada rasa dengan dia? Aku semakin care sama dia terlebih lagi dia sakit begini tertidur pulas dengan suhu badan yan tidak normal? Bagaimana aku bisa tinggal diam.

***

Hari ini jadwal mario padat banget, tapi untungnya udah banyak di tolak sama mario jadi aku gak capai juga.

“nam, apa kamu udah selesai?” kata mario dari luar kamarku.

“ya! Sebentar lagi bos.” Kataku sambil memasukkan barang-barang yang perlu di bawa nanti.

Aku perlahan-lahan berjalan dan membuka pintu kamarku, “Ayo! Bos. Nanti terlambat lagi.” Kataku sambil membawa kado.

1 2 3 detik mario melihatku tanpa bergerak sedikit-pun, aku jadi malu. “bos.. bos……kenapa?” kataku.

“tidak.heran saja, ternyata gaun itu muat denganmu” katanya yang sepertinya berbohong.. maklum gaun yang aku pakai ini pemberian dia tidak tahu punya siapa.

Aku membawa tas yang isinya barang-barang yang diperlukkan mario, dan kado.  Ah, apa sudah terlambatya ke pesta ulang tahun kak marco? Tapi biarlah mariokan adikknya pasti tidak akan marah jika terlambat.

“Nam, kamu suka musim apa?” kata mario mengalihkan kekosongan.

“musim? Kalau saya suka musim semi dan gugur.” Kataku sambil membayangi musim yang sangat aku sukai itu.

“musim gugur? Wah! Aku juga suka. Hal apa yang kamu sukai dari musim gugur?” katanya sambil mencoba membuka tutup botol air mineral, tampaknya mario kesusahan membukanya kemudian aku membantunya membukkakan, “makasih” katanya.

“kalau saya suka melihat daun-daun yang berguguran yang sudah menguning apalagi melihatnya di pinggirdanau, terlebih lagi jika di jepang pasti sangat indah. Aku suka sekali itu.” Katataku sambil kembali membantu mario menutup tutup botol.

“ternyata sama denganku, aku juga suka itu. Apalagi jika kita bersama kekasih kita dan bergandeng tangan dia sana pasti terlihat romantis.” Kata mario sambil menerangkan dengan senyuman indahnya itu.

Aku menatap mario di kaca depan , sepertinya aku sudah jatuh cinta sama mario. Kita banyak kesamaan, terlebih lagi yang mario katakan adalah keinginan yang aku inginkan dari dulu.

“Nam, kenapa kamu melihatku begitu?” kata mario mengagetkanku, ternyata mario melihatku menatap dia. Bagaimana ini? “tidak bos, tadi ada bintik-bintik di wajah bos, tapi sepertinya bukan.

“wah! Kamu orangnya pengertian juga ya, aku yang bos kamu saja kamu perhatikan apalagi kekasihmu. Kamu sudah punya kekasih Nam?” kata mario sambil menatap serius jalanan di depannya.

“saya? Uhm.. saya baru putus bos” kataku memelankan nada bicaraku.

“putus? Gara-gara apa?” kata nya.

Andai mario tahu kenapa aku bisa putus gara-gara dia, mungkin dia sedih. “tidak bos, sebenarnya hanya masalah sepele, bos.” Kataku berbohong

“uhmm… sebenarnya wajar-wajar saja itu. Aku juga sering begituh dulu tapi akhirnya karena tidak ada rasa lagi … ah! Sudahlah masa lalau biarlah masa lalau sekarang lebih baik kita memikirkan masa yang akan datang.” Kata mario.

“ya bos.” Kataku sambil pura-pura menggaruk-garuk, kepalaku.

***

Wah! Ternyata teman-teman kak marco banyak juga ya. Kami masuk dengan membawa kado untuk kak marco, aku memberi kak marco sebuah topi, topi ini bukan sembarang topi ,topi yang aku kasih ini adalah topi yang sudah di tanda tangani Pitbull, sayang sih tapi daripada ku beli lagi aku udah gak ada uang.. kalo mario aku gak  tahu dia beri apa yang pasti kadonya berat banget??.

Nah, acara potong kue, whises, udah selesai tinggal makan-makan deh.aku berdiri di dekat tangga sambil minum bir, sebenarnya aku tidak suka sih tapi gak ada minuman lainnya jadi aku minum ini aja.

 

Author P.O.V

Saat punpun mulai meminum lagi minumannya tiba-tiba seorang perempuan yang bernama Gubgib (mantan mario) datang dan menampar punpun.”apa-apaan sih kamu” kata punpun seraya memegang pipinya yang memerah karena ditampar.

“apa-apaan? Kamu tuh yang apa-apaan. Beraninnya kamu cium pacarku ya.” Kata gubgib.

“pacar? Apa maksud kakak?” kata punpun sambil menitihkan air mata karena kesakitan habis ditampar gubgib.

“mario. Kenapa kamu cium dia? Kamutuh siapa dia sih? Pacar bukan manager bukan. Kamu emannya pacar dia huh?”kata gubgib.

“ya! Dia pacarku. Kenapa” tiba-tiba mario datang menghampiri mereka. “gubgib, apa-apaan sih kamu? Buat malu saja. Nam, kamu tidak apa-apa?” kata mario memegang pipi punpun yang ditampar gubgib tadi.

“kenapa kmautampar dia gubgib? apa salah dia? Huh!” kata mario. Mario membuka jasnya dan menutupi kepala punpun agar punpun tidak dilihat orang-orang, mario pun membawa punpun kesuatu ruangan.

Mario mencoba mengompres pipi punpun dengan air hangat. “bagaimana ini bisa terjadi? dasar perempuan itu. Nam, apa masih sakit?” kata mario.

“sedikit bos,”kata punpun.

Mario mencoba kembali mengompres punpun,tapi punpun menahan tangan mario.

“uhm, bos. Sebenarnya saya ingin terus terang. Tapi bos jangan kaget.” Kata punpun.

“uhm. Apa itu?”

“bos, saya.saya ini sebenarnya punpun suttata. Saya ini yang ingin di jodohkan kakak marco. Saya menyamar begini karena saya ingin tahu lebih dalam tentang bos. Dan juga saya juga ingin katakan bahwa saya… saya… saya jatuh cinta sama kamu mario.” Kata punpun terus terang. Suasana hening sebentar.

“kamu benar punpun. apa tidak salah?”

“ya aku serius ini aku punpun suttata. Apa kammu belum tahu identitas aku? Sekarang di berita-berita aku sedang digosipkan sedang ada di thailand. Di sini. Aku ini airtis korea mario.tapi kakakku mengelak semuanya demi aku. Tapi aku mohon kamu jangan marah karena aku sudah berbohong denganmu.” Kata punpun mengeluarkan air matanya, seketika mario menghapusnya dengan jari-jari tangannya yang indah.

“tidak. Aku tidak akan marah dengan ini. Malahan aku minta maaf dengan semuanya. Karena aku sudah merepotkanmu dan membuatmu jadi seperti ini.pasti berat rasanya.” Kata mario, lalau mario memeluk punpun  “Nam, eh punpun. Tidak masalah dengan itu. Aku adalah aku dan kamu adalah kamu. Aku juga mencintaimu dan menyanyangimu. Kamu tidak perlu khawatir denganku jika aku marah. Aku malah bersyukur kamu ada di sisiku. Kamu sudah jadi tempat curhatku yang lama aku pendam di hati dan sekarang lega. Kamu sudah membantuku dalam hari-hariku. Terimah kasih punpun.” Kata mario sambil mengelus-elus kepala punun.

***

Esok harinya,…

Ada yang menekan tombol bel dari luar , punpun segerapunpun membuka pintu.

“one-chan. Kak marco!” kata punpun kaget.

“ada apa punpun sayang, kamu kaget. Ayo kita pulang. Nih, tiketnya sudah aku siapkan.” Kata one-chan sambil menunjukkan tiket pada punpun.

“one-chan kenapa ke sini?” kata punpun.

“kan kamu sendiri yang bilang mau pulang. Nih, aku jemput malah kamu kaget.” Kata one-chan.

“tapi. Tapi aku tidak ingin pulang sekarang.” Kata punpun.

“Waeyo? Apa kamu sudah… ituya?” kata one-chan.

“ya one-chan.”

“tidak bisa one-chan udah bilang kalau jika kau udah ada perkembangan kamu akan pulang. Yakanmarco?” kata one-chan.

“ya. Punpun maaf aku tidak sengaja melihat kejadian tadi malam.” Kata marco.

“ya sudah, punpun cepat mana barang-barangmu? Ayolah biar aku bantu. Dimana kamarmu?” kata one-chan masuk ke apartement mario.

“itu yang dekat pintu cokelat.” Kata marco membantu menjawab.

***

“punpun ayo cepat pesawatnya bentar lagi take off.” Kata one-chan.

Punpun beranjak dari taxi yang dia tumpangi tadi sambil menatap kosong jalanan didepannya.

Di belakang itu…

Mario yang baru pulang Gym kaget melihat marco menonton TV-nya di ruang Break milikknya. “huh! Marco..  kenapa kamu disini? nam mana?” kata mario.

“nam? Punpun maksud kamu? Dia pulang kekorea.” Kata marco dengan polosnya.

“pulang? Kenapa dia tidak bilang padaku?”

“bilang? Untuk apa dia bilang padamu? Memangnya dia kekasihmu.kan aku juga yang memberinya pekerjaan”

“ya! Dia kekasihku bukan asistenku lagi. Sekarang dia dimana?”

“mujngkin di bandara itu pun jika belum take off.”

Segera mario masukke kamarnya dan mandi dan cepat cepat beres-beres untuk ke bandara.

***

Di samping itu,…

“one-chanaku mau ke wc dulu” kata punpun.

“ok! Jangan lama-lama ya!”

Dilain itu mario sampai dibandara dan sibuk mencari punpun.

“punpun dimana kamu?” kata mario dalam benakknya.

Sekejap mario melihat punpun keluar dari wc,”Punpun!!” kata mario teriak.

“mario… kamu kanapa disini?”

“kenap di sini? Kamu yang kenapa disini? Kenapa kamu tidak bilang-bilang kalau kamu harus pulang?”

“maaf, tapi ini tidak bisa di hentikkan lagi ini sudah perjanjian kakak kita. Mario jika kita bejodoh pasti kita akan ketemu lagi. Maaf aku harus pergi.” Kata punpun sambil memeluk mario.

Merekea tidak menyadari bahwa orang-orang di bandara melihat mereka terlebih lagi para paparazi mefoto mereka. Mario-pun membalas pelukkan punpun itutanpa berkata apapun.  Punpun lalu melepaskan pelukkannya laluberjalanmeninggalkan mario dengan air matatanpa hentinya.

***

Beberapa bulan kemudian..

Punpun asik membaca  komik yang menjadi hobinya di ruang istirahat.

“punpun.. kamu kenapa sih?” kata one-chan menghampiri punpun. Punpun tidak menjawab pertanyaan  one-chan malah memilih berdiri dan pergi.

“punpun kamu mau kemana?” kata one-chan.

“aku mau ke apartement-ku. Jangan datangi aku selain aku kerja”kata punpun menjawab dengan wajah malas.

“ok baiklah, tapi punpun besok jangan lupa kamu harus datang di korea movie award, kamu harus berpakaian dan berdandan yang cantik.” Kata one-chan.

“Arrasoyo.”

***

Esok harinya…

Punpun sudah selesai berdandan dan berpakaian yang cantik untuk tampil dia KMA dan Red carpet nantinya, punpun mengirim pesan ke one-chan untuk segera menjemputnya.

Dilain itu, mario jugabersiap-siap datang ke KMA di seoul, mario di undang karena masuk nominasi Actor terfavorit yang berduet dengan artis korea. Tapi hal itu tidak membuat mario dan punpun senang, mereka berdua juga tidaktahu bakal bertemu nantinya.

Acara akan dimulai, acara KMA di mulai dengan permofe TVXQ Dan Lee seung gi yang mengelluarkanTalenta mereka.

Mario duduk di meja di samping artis-aktor dari luar juga, sedangkan punpun duduk diantara artis-artis cantik korea jarak mereka tidakalah jauh tapi mereka tidak pernah sadar bahwa mereka ada dalam satu acara yang sama.

***

Acara selesia punpun mendapat 2 penghargaan sedangkan mario mendapat 1 penghargaan. Di akhiracara semua para tamu bersiap siap untuk selfie dan berfoto-foto untuk Homepage KMA.

Saat setelah selesai semuanya selfie, mario melihat ada punpun diantara para artis perempuan lainnya tapi mario tidak yakin itu punpun.

“apa itu punpun ya? Sepertinya bukan. Eh tapi sepertinya itu dia.ah! itu dia!” kata mario sambil berjalan mendekati punpun tetapi ketika mendekat punpun malah menghilang. Ini jelas membuat mario sedih.

Dilain waktu punpun kembali pulang ke apartementnya.

“ah! Capai banget.tapi walaupun begini aku bisa menghasilkan 2 penghargaan”kata punpun kembali mencium penghargaan miripnya, punpun mencoba selca dengan ke dua penghargaan yang diadapatkan.

Ning nong.ning nong.

“ah? Siapa itu malam-malam begini?” kata punpun kembali berdiri dan membuka pintu rumahnya.

Punpun kaget ketika melihat ada mario di hadapannya.

“mmmario.” Kata punpun gugup.

“punpun.” Kata mario sambil tersenyum.

“kenapa kamu bisa tahuaku ada di sini?”

“aku tahu dari managermu ternyata dia teman managerku juga.” Kata mario.

“ayo masuk mario, diluar pasti dingin.” Kata punpun mengajak mario masuk.

“uhm… mario kamu .. ada apa kesini?” kata punpun

“aku kesini ingin menemuimu saja. Punpun mau tidak berlibur denganku? Tiket liburan dari lomba beberapa bulan lalu masih ada. Ini jugakan usahamu juga”

“liburan?”

“iya kan sayang jika dibuang. Ini juga menjadi balasanmu untuk perbuatan gubgib bebarapa bulan lalu.”

“baiklah. Kebetulan aku ambil break 2 minggu. Tapi pekerjaanmu bagaimana?”

“aku juga ambil cuti 1 minggu.”

“jadi, liburan ini kita akan ke mana?”

“aku memutuskan kita akan ke Jepang.”

“jepang?”

“ya aku ingin melihat daunyang berguguran pasti sangat indah. Kan sebentar lagi musim gugur. Apa kamu setuju?”

“baiklah, aku sangat mengharapkan itu.”

***

“Dah!” kata punpun

“dah sampai jumpa besok. Besok pagi aku akan datang ke sini.” Kata mario. Perlahan mario berhentikan langkahnya dan kembali ke punpun, pelan-pelan mario mencium pipi punpun.

“dah!” kata mario.

~TBC~

 

Advertisements

Leave a comment

Filed under Fanfiction

Fanfiction – My Gentle Bos Chapter 2

gb

Tittle: My Gentle Bos

Chapter: 2

Cast: Mario Maurer – Punpun Sutata (Thailand actress)

Writer: HeodangChan

Synopsis: In Gallery -> Fanfiction (PeaceLove8793)

Publish On: PeaceLove8793

Genre: Romance, Music, Comedy

Note From Writer:

“Di Chapter ini Aku menggunakan kak Gubgib untuk cerita. Dan maaf jika ada yang kesinggung tolong maaf. Kan, ini juga Fanfiction, :Fiksi yang namanaya fiksi itu pasti tidak nyata”

Who Get Read: Semua Umur^^

Note For Readers: ada kata-kata korea yang agak gila sedikit jadi ini pengertiannya biar readers ngerti:

  1. Arraso/Arraoyo: mengerti
  2. Wae/Waeyo: kenapa/mengapa
  3. Ne/Ye: iya
  4. Mwo:  apa
  5. Otthokae: bagaimana
  6. Choshoamnida/Mianhae/Mian: maafkan saya
  7. Omo: astaga
  8. Jincha/Jeongmal: Apa/benarkah

Terus yang suka nonton anime atau baca manga pasti tahu kalo misalnya cast-nya terpojok dia bentuknya kayak chibi” gituh atau ya gituh deh.

Continue reading

Leave a comment

Filed under Fanfiction

Fanfiction – My Gentle Bos Chapter 1

gb

Tittle: My Gentle Bos
Chapter: 1
Cast: Mario Maurer – Punpun Sutata (Thailand actress)
Writer: HeodangChan
Synopsis: In Gallery -> Fanfiction (PeaceLove8793)
Publish On: PeaceLove8793
Genre: Romance, Music, Comedy
Note From Writer:
“ Ini adalah FF pertama-ku yang ber-cast artis Thailand. Ff ini aku buat juga karena blog-ku Ganti Tema dengan Bertemakan Mario Maurer Untuk Itu semoga fans Maurer ataupun Punpun suka dan tolong jangan copy cerita aku (Pede!) terimah kasih.”
Who Get Read: Semua Umur^^
Note For Readers: ada kata-kata korea yang agak gila sedikit jadi ini pengertiannya biar readers ngerti:
1. Arraso/Arraoyo: mengerti
2. Wae/Waeyo: kenapa/mengapa
3. Ne/Ye: iya
4. Mwo: apa
5. Otthokae: bagaimana
6. Choshoamnida/Mianhae/Mian: maafkan saya
7. Omo: astaga
8. Jincha/Jeongmal: Apa/benarkah
Terus yang suka nonton anime atau baca manga pasti tahu kalo misalnya cast-nya terpojok dia bentuknya kayak chibi” gituh atau ya gituh deh.

Happy Reading Guys!

Continue reading

Leave a comment

Filed under Fanfiction

Fanfiction~ 첫 번째 사랑 이야기 [ First Love Story]

Tittle: 첫 번째 사랑 이야기 [ First Love Story]

Genre: Romantic, Winter Love

Poster Art: Melur Mutia

Author Name: Shin Min Chan

Cast:

  • Roy Kim – Yoon Soo-hae
  • Juniel
  • Jung Il Woo – Kang Joon-Su

Leght: One Shot

Support Cast: Park Min Young – Jung Min-ae

Rating : 13 Tahun

Notes: Story ini Asli Tidak Copas dari Story mana-pun, bila ada kesamaan mungkin hanya kebetulan jadi mohon Dimaklumi. Dan story ini adalah story pribadi-ku yang aku Tambah-tambah kan sedikit.

Juniel P.O.V

Saying Love You Again… itulah lagu yang aku sukai.

Aku Gadis usia 16 Tahun yang baru Lulus SMA Myeo-deong Tahun ini, yang mencari Cinta Pertamaku yang Hilang Sewaktu aku Lulus SMP Beberapa tahun lalu. Kang Joo su, namanya. Yang sampai sekarang Tidak Bisa Move On darinya.

Tapi kini aku Sudah hampir Keluar dari Kesengsaraan itu, kini aku sudah Pulih dari masa alalu itu, aku telah Melewati masa-masa Move On itu. “ Juniel-shii!! “ Suara itu… sepertinya aku kenal… “Hey, Juniel. Kamu Tidak Mendengar aku memanggilmu?” itu Yoon Soo Hae, Orang yang kini membuatku seang dalam menjalani Hidupku yang baru ini, Sahabat Sejatiku. “Maaf, aku Tadi melamun. Ada apa Soo-Hae?” Tanyaku padanya berpura-pura mengalihkan pmbicaraannya. “Juniel, Kamu melamun lagi? Itu tidak baik buatmu. Kamu ada masalah apa? Bicara saja padaku…” Begituhlah Soo-Hae Selalu mencemaskanku ketika aku hanya sedikit masalah, dia… seperti OrangTua ke-2 Aku. Aku…Tidak mau membuat Soo-hae Susah lagi menjaga-ku seperti Dulu…

#FlashBack …

“Ada apa Soo he? Kenapa? Kepalamu sakit?” Tanyaku padanya, Dia sepertinya kesakitan di bagian Keplanya. “Tidak Juniel, Aku Baik-baik saja. Ayo kita lanjut lagi belajarnya” kata soo-hae yang berbohong padaku, aku tahu Dia berbohong padaku demi menemaniku belajar. Ini Sudah 2 jam Soo-Hae Menemaniku belajar yang karena beberapa hari lalu aku Izin dari Sekolah. “Soo-Hae, Sebaiknya kamu Pulang. Tidak Kamu bisa istirahat sebentar di sini. Aku sudah cukup mengerti dengan pelajaran ini. Ayolah!” kataku melihatnya yang masih memegangi bagian atas kepalanya. “Ah, Tidak. Aku bisa pulang sendiri. Ini juga sudah malam tidak baik anak lelaki main malam-malam di rumah anak perempuan” sepertinya dia… sakit keplanaya Tambah parah. “Tidak, Soo hae. Untuk malam ini kamu Tidur saja di rumahku, Di samping ada kamar Kosog untukmu. Tidurlah Soo-Hae.” Ucapku memaksa. “Baiklah aku akan istirahat sulu” katanya sambil memegangi keplaanya yang sakit, aku-pun membantuya berjalan. “Soo-hae apa kamu perlu Obat peringan sakit?” kataku cemas. “Tidak usah. Makasih ya, udah bantuin aku. Juniel” katanya tersenyum kepadaku seperti Senyuman yang Tulus, aku-pun membalas senyuman itu juga.

#FlashBack End

“Tidak Soo-hae. Apa kamu lapar?” kataku sambil menatap HandPhone-ku mungkin ada panggilan masuk Dari Editor. “Kenapa? Kamu mencemaskanku ya??…” katanya yang mungkin aku menghawatirkannya. Aku-pun menghajar bahunya dengan Bahuku “Omo-Omo. Pria ini… Huft!! Bukan begituh, di-sana ada restoran Kimchi baru. Kamu mau makan?” || “Boleh juga, Tapi…” dia berhenti sejenak. “Apa? Ahhh… aku tahu…. Baiklah baiklah aku yang Traktir, aku baru terima uang dari Paman Jung.” Kataku Yang berjalan duluan meninggalkan Soo-Hae.

***

Aku langsung memesan makanan kesukaan Soo-hae dan Mie Merah Kimchi untuk-ku. Tapi aku masih berharap untuk bertemu Joon- Su lagi untuk yang pertama kalinya lagi. Plak!~!!! “ Maafkan aku…” kataku membereskan barang seorang Pria yang aku tabrak, Aku MELAMUN lagi! Pria itu… mirip Joon- Su. “Permisi. Kamu… apakah nama-mu Kang Joo- Su?” Spontan aku menanyakan namanya “anda kenal saya?” katanya melepaskan kaca- mata Style-nya itu “ a-a-ah” aku mulai terbata-bata “Ya, nama saya Kang Joon- Su. Anda siapa ya?” katanya menannyaiku Lagi, Spontan aku langsung berjalan terbirit-birit ke arah Soo- Hae.

Angin, Badai, Musim salju seperti sedang bercampur aduk dalam hati ini,rasanya aku tidak ingin duduk di hadapan Soo- hae rasanya aku tidak ingnin melepas pandangan ini pada Joon- Su, Aku… sangat merindukannya. Kang Joon-Su. Aku tahu dia benci pada-ku SANGAT benci hanya karena Pengecut itu membuat Joon- su menjauhi-ku, Tapi semua cinta aku udah habis di makan Joon-Su, sampai sekarang aku Tidak Bisa Jatuh cinta lagi pada siapapaun.  “Juniel, ada apa?” Soo- Hae celingak-celinguk memandangku yang seperti habis di Telan Bumi, Pesanan Datang sudah berdiri di-depanku dan So- hae. “Tidak Soo- hae. Ayo makan” kataku mengalihkan pembicaraan. “Baiklah. Tapi, bagaimana kamu bisa tahu kalau aku suka dengan Udang Kimchi pedas?” katanya, Bingung. “Hey! Mana mungkin aku Tidak tahu kamu ini-kan Sahabatku J Ayo!” kataku, sambil mengaduk Mie-ku.

***

Aku… bisa mendengar…kata hati soo- hae. Dia berkata “Juniel… aku sebenarya menghawatirkanmu,engapa kamu berbohong? Aku… sudah menganggapmu lebih dari sahabat” begituhlah paling tidak yang di-katakannya. Aku sama sekali tidak berselera makan atas kejadian tadi.

***

Selesai makan, kami berjalan bersama menuju kampus… “Juniel, tunggu sebentar ya. Aku mau ke kamar kecil dulu. Jangan pergi dulu ya.” kataSoo- hae, aku mengangguk mengiyakan. “Permisi. Nona..” hah! Joon- su, bagaimana ini? Bagaimana? Ahh bagaimana ini?. “bisa… kita bicara sebentar?” kata joon- su yang sekarang Tidak memeakai kaca matanya.

Kang joon- Su mengajak-ku bicara di salah satu cafe coffea dekat Resoran Kimchi tadi. “ehem ehem. Pertama- tama… Kamu pasti Koo Juniel, kan? Yang dulu meyukaiku?”katanya. bukan yang dulu joon-su tapi sampai sekarang. “I-iya” kataku gugup. “haha…. kamu jangan gugup begitu jawabnya, santai saja”  katanya, aku langsung mengiya-kan. “sunggu kerhormatan bagi-ku bisa bertemu-mu berhadapan face to face begini” katanya “kamu… sekarang kamu jauh lebih cantik ya daripada dulu.” Katanya “emmm… begini joon- su. Bukannya kamu membenciku? Kenapa sekarang kamu mengajak-ku mengobrol?” tanyaku penasaran “Benci? Kapan aku pernah membencimu? Aku tidak PERNAH membencimu, aku hanya membenci Teman-mu yang dulu itu.aku tahu kamu itu baik, aku sudah tau saat kamu mengirimi pesan permintaan maaf-mu dulu” katanya yang sepertinya tidak bohonng padaku. “kamu… kenapa gelisah begituh?” tanyanya “A-aku harus pergi, joon-su. Ada seseorang yang menungguku. Maaf” kataku sambil berdiri membungkuk. “Seseorang? Siapa dia? Pacarmu? Ahh… iya sekarang kamu sudah cantik, pasti banyak yang tertarik padamu. Sebentar ini kartu nama-ku nanti malam hubungi aku ya, ada yang ingin aku bicarakan” katanya, langsung saja aku ambil kartu nama itu, lalu bergegas pergi ke tempat tadi,pasti Soo- hae Sudah menunggu.

“Ah! Soo- hae maaf kamu menunggu-ku sudah lama? Tadi aku pergi.. pergi ke WC juga”

“Tidak. Baru saja aku keluar. Ayo! Kelas sebentar lagi dimulai”
“Ok”

Aku… menyukai Anime.berlainan dengan Soo- hae, walaupun kami berbeda tapi pemikiran aku dengan dia tetap sama.Kelas masih ada 2 jamlagi, aku bosanberada di kelas rasanya hanya ingin oret-coret buku saja. Aku.. menganggapmu lebih dari sahabat, Juniel. Kata-kata itu…sepeetinya tulus padaku.

***

Kelas sudah selesai,baru Jam 8;30 PM … bosan malam ini, oh ya! Tapi…  Joon-su apa dia sibuk ya? Coba aku Miscall aja dulu. 06-564-098 itulah nomor Ponsel Joon-su yang tertera di kartu namanya.

“Halo… “ kataku gugup, setelah joon-su mengangkat panggilan dari-ku itu.

“Ya, halo. Ini siapa ya?”

“ini aku… Juniel, Joon-su. Apa aku mengganggumu? Apa kamu sibuk sekarang”

“oh… kamu Juniel. Tidak kamu tidak menganggu-ku. Aku tidak sibuk. Kenapa?”

“Begini… kamu mau menemani-ku minum?”

“minum?  Baiklah, kamu ada di-mana? Biar aku jemput saja.”

“Tidak.. Tidak karena aku yang mengajak-mu … kita ketemuan di Bar Tenda dekat Kampus Yeongsu ya, kamu bisa?”

“Ok baiklah. Aku bisa”

“Oh ya, sampai jumpa” kataku. Sebenarnya aku malu untuk bicara seperti itu, Tapi… aku sangat merindukannya sudah 4 tahun lebih aku tidak melihat wajahnya, mendengar suaranya.

***

Aku memesan Dua botol soju, karena ke-hausan aku minum dulu. Joon-su datang … dia tidak pernah berubah dari dulu, Cuma yang berubah dia sudah melepaskan behel-nya.

“maaf, joon-su. Aku minum duluan”

“Oh! Tidak apa-apa” kataya sambil senyum manis.

Selema beberapa menit kami tidak bersuara, hanya minum saja. Untuk itu untuk meramaikan suasana yang sunyi….

“Ahh…  apa kamu masih berhubungan dengan Min- ae?”

“Min-ae? Ahhh… tidak, setealah lulus kami langsung putus. Aku yang memutuskannya duluan.”

“Ahh begituh.emmm… jujur saja sampai sekarang aku tidak pernah berhenti menyukaimu”

“benarkah? Aku sungguh terharu”

Kami terus bertanya-tanya sampai aku terlanjur mabuk, padahal baru minum 5 gelas aku sudah tak sadarkan diri.

“hey… Juniel-shii…” Joon-su mencoba membangunkan-ku, tapi aku sudah terlanjur mabuk.

Joon-su menggendongku sampai di kursi taman, dia…  menahanku dengan tangannya di bahu-ku. Walaupun aku tidak sadarkan diri,aku bisa merasakan kehangatan apa itu yang namanya cinta. Tidak beberapa lama aku bangun yang masih di pangkuan joon-su. Haha…  joon-su tertidur, Tidak! Tapi ini …. musim dingin sudah tiba…

“Joon-shu bangunlah! Hey… hey” paksaku membangunkan joon-su dengan menekan jari-jariku ke pipi-nya. Tak berapa lama joon-su terbangun.

“ah! Rupanya aku tertidur.” Katanya mengusap-usap matanya.

“Joon-su  sebaiknya kita pulang. Salju sudah turun, malam ini dingin seklai. Aku tidak memakai mantel,ini dingin sekali.”

“untuk semenatar waktu, kamu pakai mantel aku aja. Apa.. kamu perlu aku antar? Ini sudah larut malam” katanya sambil mem-beriku mantel Orange milik-nya.

“Terimah kasih, Joon-su. Mantel, ini besok aku kembalikkan” kataku sambil turun dari motornya.

“itu tidak perlu, anggap saja kenang-kenangan dariku. Ambil saja”

“baiklah kalau kamu memaksa-ku”

Tadi itu, seperti mimpi indah-ku dengan sesorang yang aku cintai. Ini baru Harum kemenangan cinta. “enak ya jalan sama pria lain” suara seseorang yang aku kenal, Soo-hae.

“apa maksud-mu?”

“Pria tadi…. dia siap?” tanya soo-hae berjalan sambil mendekat ke hadapan-ku.

“dia… dia … Oh, dia yang bernama Editor Kang itu, Soo-hae. Kenapa? Sepertinya kamu…” jawabku berbohong.

“sepeertinya apa?”

“sepertinya kamu cemburu” godaku.

“Tidak! Aku tidak cemburu kok, aku aku hanya khawatir kamu jalan dengan seorang yang tidak di-kenal” katanya. Aku tahu kok, Soo-hae kamu cemburu kamu tidak perlu berbohong seperti itu.

“hey… wajahmu memerah , soo-hae.”

“tidak,kok. Ini hanya wajah-ku memang mera.

“Ah! Lupakan. Ayo masuk di luar dingin, aku ada biskuit sama Susu cokelat. Masuklah” tawarku dengan cemilan kesukaan soo-hae yang mungkin hanya dia dapat di- rumahku saja. Soo-hae rasanya kini aku tahu isi hatinya, Dia MENYUKAI-KU. bukannya aku Ge-er Tapi aku bisa membaca isi hati-nya. Sehabis ganti pakaian, aku langsung menyiapkan susu cokelat hangat dan memanaskan Biskuit kacang cokelat untuk Soo-hae.

“Ini! Minum dan makanlah selagi hangat” beri-ku pada soo-hae. “Btw Soo-hae. Kamu ada perlu apa kemari?”

“Aku hanya bosan di-rumah. Rumah kita-kan juga dekat hanya 20 langkah kerumah-mu. Kenapa?” tanya-nya balik pada-ku.

“Tidak. Soo-hae aku mau jujur padaku. Bisa-kan?” tanyaku untuk menannyai apakah betul dia MENYUKAI-KU atau hanya kata hati-ku saja.

“apa itu?”

“begini… selama ini entah kenapa aku bisa mendengar suara hati-mu….. Langsung intinya saja, apakah kamu benar-benar MENYUKAI-KU?” Spontan Soo-hae tersedak mendengar ucapan-ku tadi. “haha…. emmm” kata soo-hae dia terdiam lalu melanjutkannya “itu omong kosong Juniel. Kan… aku sudah pernah bilang kalau aku hanya menyukai 1 orang yaitu Ae-jeong. Kamu lucu!” jawabnya, yang aku tahu dia berbohong. “Soo- hae Jujur saja, Tidak apa-apa kok,.” Kataku membuat yakin soo-hae. Tapi Soo- hae tetap tidakmenjawabnya, dan dia mengalihkan pembicaraan itu. “Juniel, ini sudah malam aku pulang dulu, ya. Jangan Lupa hhidupkan pemanas, nanti  telinga-mu beku-Loh” kata soo-hae, aku tahu dia cukup perhatian padaku melebihi sahabat tapi… dia tidak mau jujur pada-ku. “ emm… baiklah, hati-hati di-jalan. “ kataku ikut berdiri.

Tapi… sepertinya Soo-hae tulus mencintai-ku. tidak seperti Joon- su, yang hanya mungkin mempermainkan aku. Soo- hae…. tunggu!! Aku… memeluk Soo- hae dari belakang… “Soo- hae. Aku… menerimanya” kataku, yang mungkin membuat dia bingun dengan perkataan-ku. “terima apa, Juniel” katanya sambil berbalik badan. “Soo- hae, jadilah kekasih-ku, aku tahu selama ini kamu menganggap-ku lebih dari sebagai sahabat walau kita baru kenal.” Kataku sambil perlahan-lahan air mata-ku menitih dan jatuh ke Craft-ku. Lalu, Soo- hae tersenyum dan berkata “Terimah kasih banyak, Juniel. Tapi aku juga tahu kamu hanya mencintai 1 orang, dan orang itu bukan aku.” Katanya sambil mengangkat kepala-ku yang menunduk menghapus air mata-ku. “Tidak, Soo-hae. Sekarang aku tahu harus memilih yang mana yang tepat untuk kelanjutan cinta ini, Orang itu kamu, Soo-hae. Joon-su… tidak menyukai-ku, menyayangi-ku, mencintai-ku. tidak seperti kamu… kamu bahkan lebih dari itu.” Kata-ku, tangisan-ku makin menderas. Lalu, tanpa aku sadari Soo-hae menggosok-gosokan tangannya lalu menempelkan tangannya yang Hangat itu ke Telinga-ku. Air mata-ku hampir habis dan aku… tidak menangis lagi dan tiba-tiba Soo-hae… memelukku dengan erat danberkata “Juniel, Terimah kasih. Saranghae, Juniel.” Katanya dengan lembut.

***

Tadi malam itu, seperti… mimpi indah TERBAIK-ku…

Soo- hae, mulai sekarang aku akan belajar melupakan First Love-ku, Joon- Su. Dan kini My lOVE-ku Yoon Soo- hae. Ada panggilan masuk. Pangilan masuk. Cepat jawab. Nada dering HandPhone-ku untuk panggilan masuk, Edotor Kim nama yang tertulis di layar Hp-ku. “Halo, Editor? Ada apa” kata-ku. “Emmm…. Juniel, kamu bisa datang ke kantor? Ada yang ingin aku bicarakan.” Kata editor Kim. “Ya, Baiklah Editor. Dalam 30 menit lagi, aku sampai di sana.”

 

Yoon Soo- hae P.O.V

 

Huuuaahhh………. ngantuk sekali aku pagi ini, Juniel… oh iya, dia sedang apa ya sekarang? Ketika aku membuka jendela, menghidupkan TreadMeal Aku…melihat, Juniel. Dia sedang berjalan menuju Halte Simpang Lorong itu, Lalu aku bergegas mengganti pakaian mengejar Juniel.

***

“Hey! Juniel… tunngu aku…!!” kataku sambil berjalan mengikutinya.

“Oh! Soo-hae ada apa?”

“Ada apa? Justru aku yang mennyakan itu, kamu kenapa buru-buru sekali?”

“Oh! Tadi aku mendapat panggilan dari kantor, katanya penting sekali”

“Biar aku antar saja,  biar cepat sampai”

“Tidak, lagian kamu… kelihatnnya belum… mandi, hanya berganti pakaian saja” kata Juniel sambil tertawa kecil meledekku.

“Tapi, walau aku belum mandi, aku sudah mandi Aroma badanmu tadi malam. Kamu Tunggu saja disini. Hitung sampai emmm… 25 detik ok?” kataku sambil berlari ke kamar,lalu mengganti pakaian.

***

“Soo-hae apa kamu tahu kantor itu ada dimana?” tanya Juniel, yang berada di belakang.

“Jelas aku tahu, sekarang aku ini Kekasih-mu. Sudah jangan khawatir” kataku, meyakinkannya dia. Aku terus melajukan Motor-ku ini dengan cepat.

Juniel, kini kamu sudah tahu isi Hati-ku, maakan aku bila aku banyak berbohong padamu, Tapi… itu demi kebaikan persahabatan kita waktu dulu J sekarang aku sudah bahagia Hidup bersama-mu. Tuhan Terimah kasih telah menyatukan kami Ber-dua untuk hidup bersama.

***

“Juniel, nanti kalau kamu sudah Pulang telefon aku saja. Jangan Lupa sarapan. Aku ke Perpustakaan dulu, Dah Bye” kataku.

“Baiklah”

Tapi sepertinya aku tidak begituh yakin dengan perkataan Juniel semalam, aku hanya menganggapnya Omong Kosong saja, tapi kalau difikir-fikir itu jujur dari Hatinya. Dan juga aku senang ternyata dia bisa membaca isi Hati-ku, jadi aku harus berhati-hati. Inikah bau kecintaan?.

Juniel P.O.V

Wah, semoga ada kabar baik untuk hari ini, Tapi… aku belum mengucapkan Terimah Kasih pada Soo- hae aku jadi merasa tidak enak padanya L. Aku masuk ke-ruang kerja Editor Kiim.

“Ah! Juniel, kamu sudah datang. Silahkan duduk” kata editor Kim.

“Ya, Editor. Sebelumnya ada apa ya…. aku di suruh kemari?”

“emm… Cerita kamu akan kami terbitkan, Ada teman aku yang menyukainya dan dia juga Komikus seperti-mu. Jadi… bagaimana? Kamu tertarik untuk di-terbitkan setiap 1 cetakan kamu harus membayar sekitar 28 w tapi, kamu juga akan mendapatkan untung yang leih besar dari hasil penjualan komik kamu itu.”

“Bagaimana ya.. Editor. Untuk uang sebesar itu aku tidak Punya, tapi untuk sekali cetakan aku punya”

“tidak apa-apa teman aku itu, juga akan ikut membantumu, jadi… apa kamu mau?”

“baiklah, kalau begituh, tapi… siapa orangnya editor”

“oh! Iya aku Lupa, namanya Kang Joon- Su. Katanya nanti akan datang sekitar 15 menit lagi. Oh iya, gambar-gambar kamu juga sudah beberapa yang sudah aku edit, di gambar-mu hanya sedikit yang salah. Jadi, itu siap di-terbitkan.” Kata editor tersenyum kepadaku.

“Terimah kasih editor” kataku. Tapi,, Teman editor itu namanya Kang Joon- su, apa benar itu Joon-su yang aku kenal??

Tiba-tiba….

“nah, Juniel. Itu Joon- Su. Joon-su cepat duduk di sini” kata editor menyuruh Joon-su temannya duduk di sampingku. Lalu,aku melihat ke samping dan ternyata itu Joon-su yang aku kenal.

“Oh! Juniel-shii!” kata Joon-su. Aku langsung tersenyum kecil.

“wah! Ternyata kalian sudah saling kenal, jadi kita tidak perlu basa-basi lagi.” Kata editor bahagia.

“ya, editor.” Kataku.

***

Ya Tuhan… kenapa Harus Joon-su? Aku berusaha melupakannya malah engkau dekatkan kami kembali. Ah! Ini memang pantangan saat kami baru ingin berbahagia bersama. Aku lihat ponsel-ku ternyata ada 2 pesan masuk, satu dari Soo-haedan satu lagi dari Joon-su.

Isi Pesan Joon- su:

Pagi! Juniel ^^

Apa aku menganggumu?

Oh, iya…. aku mohon bantuan-mu untuk kerja-sama penerbitan ini ya.

Hwaiting J

 

Isi Pesan Soo- hae:

Juniel,sudah makan?

Balas pesan ini cepat ya,

Aku akan masak Steak Potatoe, aku baru beli bahan makanan.

Cepat ya ( Emoticon Kiss)

 

Lalu aku membalas pesan Joon-su:

Ya~ Pagi juga joon-su

Terimah kasih sudah mau bekerjasama padaku J

Mohon bantuannya.

 

Lalu aku menjawab pesan Soo-hae:

Soo-hae, aku sudah selesai.

Kamu tidak perlu menjemput-ku, aku akan ke toko buku nanti.

Nanti aku langsung ker-rumahmu, akubelum makankook. Jadi nanti kita biosa makan bersama.

Ada kabar baik yang akan kuceritakan (emoticon Kiss)

Ah, rasanya berpacu dalam 2 dunia yang berbeda… di saat aku menemukan jati diriku yang sebenarnya malah ada satu masalah yang muncul. Cobaan yang berat, Ya Tuhan. Akhirnya sampai juga di Tok buku langganan-ku, Toko Buku Animatic. Toko boko ini menjual semua jenis Komik keluaran terbaru, aku suka beli,baca komik terbaru di sana.

“Halo, Bibi. Apa kabarmu hari ini?”tanya-kupada bibi pemilik toko bukuini

“Ah, juniel. Aku baik. Oh, iya ada komik terbaru dari Komikus muda baru, kalau tidak salah namanya Kang Jeon- Su,bacalah yang sudah bibi buka nanti kalau tertarik beli saja padaku.”katabibi, yang,mungkin dia maksuditu Joon- su yang selamaini aku kenal.

“uhm.. baiklah bibi. Aku tidak punya waktu untuk membaca, aku beli saja.” Kataku, sambil mengeluarkan uang-ku dari kantong baju-ku

.”Ini, Juniel. Jangan Lupa kembali ya,?!” serubib.

“Ya, bibi. Pasti aku bakal kesini lagi J. Aku pergi dulu bi, sampai jumpa.”

***

Aku menekan tombol bel rumah Soo-hae berkali-kali, tidak beberapa lama soo-hae keluar  dengan wajah Fresh dan Kulihat Di meja makan-nya ada beberapa bahan makanan dan lebih. “Silahkanmasuk, nonoa manis.” Kata Soo-hae yang mengikuti gaya-gaya Enrique (Pemeran utama dalam Drakor ‘Flower BoysNext Door). Akuhanya senyum saja mengikuti soo-hae yang menggeng-gam tangan-ku. “Taraa!! Inilah bahan makanan yang akan kita masak siang.. ngg pagi atau siang yaya sudah pagi menjelang siang. Karena ini awal musim dingin untuk makanan utama-nya kita memasak Steak sweet Potatoes dan…” kata soo-hae lalu aku memotong pembicaraanya “Tunggu dulu, tunggu dulu.Steak SWEET potatoes ? kenapa ada sweet-nya apa itu emang nama masakan ala italia?.” Kataku. Aku justru bingung dengan pemakaian kata itu. “emmm. Karena yang akanmemasak-nya kita ber-2.” Katanya sambil tersenyum manis padaku, aku hanya mengangguk senyum saja. “dan, makanan penutup atau pencuci mulutnya, aku akan buat Motchi dan Amitsu.”katanya berseri-seri. Aku mengagumi kepandaian memasak soo-hae. “Wahh! Kamu ternyata pandai memasak ya! Aku kagum punya pacar seperti-mu!” kataku memuji-nya. “begituhlah. Aku pernah belajar masak dengan paman-ku yang pernah belajar di italia. karena aku harus hidup mandiri jadi harus tahu masak. Ya! Sudah mari kita mulai!.” Katanya, yang sepertinya dia tidak sabar lagi memulai masak, danmembuat masakan buatan dia sendiri dan sedikit dibantu olehku yang tidak terlalu pandai memasak.

Author P.Ov

Mereka memulai memasak dengan Tugas masing-masing yang telah di-tentukan Soo-hae.

Tugas Juniel : Mengiris dan mengupas bahan-bahan dasar, menyiapkan dan mengaduk-aduk adonan ‘Motchi’ .

Tugas Soo-hae ( Tentu lebih banyak dari Juniel, karena hanya soo-hae yang tahu resep-nya) : memotong dan men-manggang Steak, me-manggang adonan ‘Motchi’ Yang telah Juniel aduk, membuat ‘Amitsu’.

Juniel, aku bahagia kamu bisa bahagia bersama-ku seperti ini.” Kata soo-hae dalam benak-nya. “Aku juga, Soo-hae” kata Juniel membalasnya. Yang seperti kita tahu Juniel hanya bisa mendengar dan membaca isi hati Soo-hae seorang yang mungkin soo-hae hanya di-takdirkan untuknya seorang.

“Juniel, jangan sampai salah aduk adonan-nya, ikuti semua petunjuk resepnya ya! Setelah itu masukan saja ke kulkas biar mengembang dulu.” Kata soo-hae sambil menggorengkentang Barbaqeu.

“Uhm.. aku mengerti.” Jawabnya sambil mengaduk adonan dengan lembut dengan tangannya yang telah di-lapis sarung tangan plastik.

***

Masakan mereka hampirjadi Tinggal menunggu ‘Motchi’ dan ‘amitsu’. “Juniel, sebaiknya kita makan dulu Steak-nya takut kedinginan dan tidak enak di-makan.”

“baiklah… “

Setelah beberapa menit makan, Soo-hae mengeluarkan Wisky untuk minuman penutup Steak.

“Taraaa… ini. Minumlah.” Kata soo-hae sambil menuangkan Wisky ke dalam gelas juniel. Juniel pertama-tama mencium aroma Wisky yang menusuk hidungnya lalu meletakan ke meja. Berlainan Dengan Soo-hae, soo-hae sudah menghabiskan 1 gelas wisky dan hampir menuangkan wisky lagi, Tetapi mata-nya tertuju ke juniel yang hanya melanjutkan makan. “hey, kenapa Tidak di-minum? Tidak suka?” katanya. “emm. Bukan begitu Tapi..” juniel berhenti bicara. “tapi apa? Kamu bisa mabuk minum itu?” kata soo-hae bertanya serius. “bukan begitu…” juniel berhenti lagi. “kalau begituh, minum-lah walau hanya 1 teguk saja. Kalau tidak di-minum yaa….” kata Soo-hae belum selesai bicara, Juniel perlahan-lahan sampai 1 gelas itu habis. Soo-hae hanya senyum senang saja lalu melanjutkan makan.

***

Selesai mereka makan Steak, ‘Motchi’ dan ‘Amitsu’. Tetapi yang membuat soo-hae lucu, Juniel menunduk mengangguk-anggukkan kepalanya seperti sedang mabuk. “Yaa!” kata soo-hae untuk membuat juniel sadar dengan menonjok-onjokan telunjuk-nya ke pipi juniel, lalu Juniel terkejut dan kepalanya terhantuk ke meja. “Aduh!” katajuniel sambil mengusap-usapkankepalanya sambil bangun. Mata juniel terlihatmemerah dan sayup karena mabuk.”Uhmm.. chagiyaa..” kata juniel yang sepertinya tambah mabuk. “chagiyaaa aku mau pulang.” Katajunielsambil berdiri ke ruang tengah rumah soo-hae denganmata yang hampir tidak terbuka, lalu Sooo-hae membantu juniel berjalan.

***

Balik lagi ke Joon-su…

Joon-su duduk di ruang kerjanya sambil menggambar anime yang berwajah Juniel. Joon-su sepeti punya perasaan kepada Juniel,tapi justru kebalikannya sekarng juniel tidak-lah lagi menyukai dan mencintai Joon-su yang sekarang juniel hanya Mencinntai 1 orang, dan orang-nya Soo-hae.

“dengan membantunya menerbitkan komik pertama dia ini, aku akan bisa jauh lebih dekat dengannya.” Kata joon-su Licik. “Tapi… tunggu dulu.dia belum mengatakan apakah dia sudah punya kekasih atau belum.uhmm tapi itu tidak jadi penghalangku untuk dekat dengannya lagi.” Katanya dengan percaya diri.

Ponsel joon-su bergetar, ada panggilan masuk. Dilihatnya siapa yang menelfon-nya siang-siang begini, tapi hanya nomor yang tertera, langsung saja joon-su menjawabnya “Halo~”katanya. “apa… benar ini Kang Joon-su?” suara ari Luar sana sepertigadis yang menelfon.

“Ya. Aku joon-su ini siapa?”

apa kamumasih ingat? Aku min-ae.” Kata perempuan itudengan nada yang sepertinya senang.

“min-ae?? Sebenatar aku ingat-ingat dulu….” tidak beberapa lama joon-su ingat, itu Min-ae,manatan pacarnya dulu.

“Uhm.. ya ada apa Min-ae?”

bisa kita bertemu? Ada yang ingin aku bicarakan padamu.”

“Tunggu, aku Lihat jadwal-ku dulu.”

wah… ternyata kamusekarang jadi orangsibuk ya.”

“Baiklah aku bisa.. tapi 1 jam lagi aku tidak bisa. Ketemu dimana?”

Tempat Biasa.”

“baiklah.”

Joon-su segera bersiap-siap pergi dengan Motor-nya, supaya bisa cepat sampai ke tempat biasa mereka dulu kencan.

***

Min-ae sudah tiba duluan di Cafe BAR…. min-ae melambai-lambaikan tangannya ke Joon-su yang bingung mana Min-ae yang sekarang.

berjalan menuju meja Min-ae..

“kenapa ingin bertemu-ku?” kata Joon-su

“kenapa? Aku ini sekarang fansmu.”

“Fans? Fans apa? Aku juga bukan selebriti.”

“aku… menyukai Komik-komikmu. Dan sekarang aku jadi Fans-mu.”

“lalu…  dari mana kamu mendapat nomor-ku?”

“Dari ini…” min-ae mengeluarkan salah satu Komik cetakan sekaligus komik pertama joon-su terbit.

“apa kamu lupa kamu menulis nomor-mu dan e-mail-mu di komik ini. Tidak salahnya-kan fans meminta idolanya bertemu?” katanyalagi.

“ehem.ehem…  ah akutidak punya waktu lagi, aku harus ke tempat editor. Langsung intinya saja! Kamu mau bicara-kan apa?”

“Joon-su… aku mohon kita… balikan ya?”

“apa?! Balikan?”

“ya, balikan. Kenapa? Apa kamu sekarang sudah punya pacar baru?” Joon-su terus memikir..

“ya, sudah. Kutunggu jawabannya besok pagi!. Aku pergi dulu.” Katanya sambil melangkah keluar Cafe.

***

Sementara itu Juniel, sudah tertidur di kasurnya, yang sebelumnya juniel sudah di-antar dengan soo-hae. “ahhh… ah! Kenapa aku disini?” kata juniel, sambil duduk terkejut. “masa iya aku mabuk??” kata juniel dalam hati.

Ponsel Juniel berdering di samping bantal-nya. Panggilan masuk dari Kang Joon-su.

“Halo. Kenapa Joon-su?” kata juniel sambil turun dari kasurnya.

“uhmmm juniel apa kita bisa bertemu?”

“baiklah, aku bisa”

***

Juniel sampai di Sungai Han, tempat yangsudah jooon-su kirimin tadi..

Junielberjalan dan duduk kesamping Joon-su.

“Joon-su. Ada apa?” katanya.

“ah, kamu sudah datang.”

“mmm….”

“lebih baikkita mengobrol sambil jalan-jalan saja.” Kata joon-su sambil membantu juniel berdiri. Mereka berjalan ke suatu Hutan yang banyak di-kunjungi wisatawan… Joon-su mencari tempat yangsepi tidak ada orang…

“Joon-su, kenapa harus bicara di-sini?”

“ehmm… juniel apa kamu kedinginan?”

“lumayan.”

“tutuplah mata-mu aku akan membuat kamu hangat.”

“tapi… kamu mau berbuatapa pada-ku?”

“sudah tutup saja.” Lalau juniel menutup mata-nya dengan perlahan-lahan, tepat di belakang mereka ada pohon besaryang indah. Perlahanlahan joon-su menciumi bibir juniel dengan lembut, sampai Juniel membuka matanya dengan perasaan terkejut.

“kenapa kamu lakukan itu padaku, Joon-su?” kata Juniel, menitihkan air mata.

“maaf, Juniel. Apa aku membuat-mu terkejut?.”

“bukan begituh. Tapi. Hiks Hiks.” Juniel menangis sederas-derasnya tanpa henti, lalau juniel menatap joon-su selicik-liciknya lalu berlari meninggalkan joon-su.

Juniel P.O.V

Sooae-shii… maafkan aku.mungkin kamu tidak tahu tapi.. aku telah menyakiti hatimu…

Tubuhku rasanya panas dingin semenjak kejadian tadi, aku jatukan tubuh-ku ke kasur-ku yang lumayan empuk. Tapiaku harus berbuat apa? Aku tidak ingin soo-hae mencium-ku bekas joon-su, Aku sanga BENCI, joon-su.

Soo-hae Aku benar-benar Minta maaf telah menghianati-mu.hanya kata itu yang bisa aku keluarkan dari bibir-ku.

***

Hari ini, aku harus masuk kelas, entah kenapa soo-hae menghindar dari-ku pagiini. Apa dia sudah tahu kejadian yang sebenarnya? Ini adalah cobaan tersebasar yang aku alami sebelum dari cobaan yang aku alami.

Kelas selesai, sebaiknya aku menanyakan ke soo-hae kenapa dia menghindar dari-ku hari ini. Aku mendekat ke soo-hae. “soo-hae… aku ingin bicara.” Kataku, tapi soo-hae malah menghindar dan memilih berbicara bersama teman-temannya. Aku terus mendekat dengannya tapi soo-hae malah menghindar. Sebaiknya aku kirimi pesan saja dia:

To : Sarang- Soo hae

From: Juniel

Hey, So-hae. Aku memanggil-mu dari tadi. Hari ini kenapa kamu menghindar dari-ku? apa aku ada salah? Tolong jawab, kalau ada masalah kita bicarakan-lah bersama.

Please, Reply!

J.N

Tapi… samapai malam ini pesan-ku tidak di balasnya. Aku emutuskan untuk pergi ke rumah-nya.

Ting

Tong

Ting-

Soo-hae membuka pintunya sedikit dan mengeluarkan selembar kertas, yang isinya:
Aku lelah,

Jangan ganggu aku,

Jaga diri-mu.

Lalau aku membalas surat itu di-baliknya,

Soo-hae, kamu kena? Apa aku ada salah? Apa kamu ada masalah

Katakan saja… kita ini sudah jadian, tolong jangan begituh padaku.

Lalu surat ituaku kirim melalui celah di-bawah pintu-nya…

Tidak beberapa lama soo-hae membalasnya melalui celah pintunya,

Jangan ganggu aku.

Aku menepuk-nepuk kening-ku, dan berkata “betapa bodoh-nyadiriku!! Pabbo pabbo!” lalu aku menendang  pintu rumah soo-hae beberapa kali lalu pergi.

“Ya! Juniel-shii” teriak seseorang seperti suara soo-hae, benar itu soo-hae.

“Soo-hae!!!” kataku sambil berlari ke pintu itu, hampir saja aku masuk soo-hae menutup pintunya kembali.

DARk!!!~ kepala-ku terbentur di Pintu itu. Kulihat dahi-ku membengkak dan mimbiru di camera ponsel-ku. lalu sepucuk surat muncul lagi dari bawah pintu,

Apa itu sakit? aku Mengangguk Sesakit itu-kah?, lihatlah di bawah-mu ada Kotak P3K beri-lah obat untuk kepala-mu. Jangan ganggu aku.

“Soo-haeeee.” Kataku menangis “Hiks… hikss..” soo-hae kenapa kamu berbuatbegini padaku?. Tanpa aku sadarisoo-haekeluar dengan wajah pucat. “masih mau menangis?” katanya, jongkok dan kemudian mengangkat kepala-ku. “sudah aku bilang, jangan berbuat hal Bodoh! Oleskan salep ini ke dahi-mu” katanya sambil mengoleskan salep ituke kening-ku yang membengkak dengan lembut. Lalu aku menatapnya dengan perasaan hampa, dan memeluuknya “Soo-hae maafkan aku… aku memang tak pantas untuk di-maafkan. jadi tolong jangan berbuat begini, soo-hae.” Kataku sambil menangis sejadi-jadinya.

“Tidak apa-apa, aku sudah memafkan-mu.” katanya yang sepertinya dia sudah tahu apa yang telah aku perbuat.

“jadi… kamu sudah tahu masalahnya?” kataku sambil melepaskan pelukan itu dan menatap Sooo-hae.

“ya! Masalahnya kenapa kamu tidak memberitahu-ku kalau komik pertama-mu akan terbit?” katanya penuh percaya diri. Ya! Ampun soo-hae kirain aku kamu tahau tentang ciuman itu, ternyata masalah Komik kamu tidak mau menegur-ku.

“aku… aku hanya ingin memberi kejutan padamu Soo-hae.” Kata-ku berbohong, padahal aku lupa untuk memberitahu dia tentang itu, Tapi Intinya….

“Soo-hae. SARANGHAEEEEEE!!!’ kataku sambil memeluknya kembali erat-erat.

End J

Thanks To Read My Fanfiction

This is not Plagirsm…

It’s original My Story… With My BFD

 

Leave a comment

Filed under Fanfiction

[OFFICIAL] Cast Of Fanfiction ‘Designer Love Story’

Anneyong,kali ini aku mau umumin Cast Resmi Dari Fanfic ‘Designer Love Story’ Fanfiction ke-2 Resmi-ku hehehe… langsung aja ya… sebelum itu yang mau Reading Fanfic-nya bisa Click Here >> 1 || 2 || 3

1. Bae Soo Ji (Suzy)

2.Taecyeon 2PM

Foto Taecyeon 2PM. Nomor Foto: 013

3.Roy Kim

Embedded image permalink

Suzy Family

  • Moon Geun Young

  • chun jung myung

  • ahn seo hyun a.s Chun Seo Hyun, Anak Jung Myung & Geun Young

Taecyeon Family

  • yoon eun hye A.s Mina, Lee Seung gi Wife

  • Choi Won Hong a.s Lee Sang Min,Anak Mina dan Seung Gi

  • Son Ga-yeong,Ibu Taecyeon dan Seung gi

Roy Kim Family

  • Kim Kap-soo, Ayah Roy Kim

  • Kim Hee Jeong , Ibu Roy Kim

Kim Hee Jung

  • Jung Il Woo, Kakak Tiri Roy Kim

  • Kim Taeyeon SNSD , Adik Roy & Il Woo

Kenapa aku masukin Taecyeon sebagai saudara Roy Kim? karena Roy Kim mempunyai saudara Perempuan nya yang Mirip Taeyeon (waktu itu pernah diberitain) nih Fotonya :

mirip gak???

Jia Family

  • Choi Soo-young A.s Hong Ji Ae

 

Roy Kim Friends

  • Jung Joon Young

  • Kim Hyun Woo

 

Suzy Friends

  • Shin Hyun Bin

  • nam gyu-ri

  • lee yoo bi

Finish Itu aja Cast-nya,dan yang lain masuk di Fic itu bakalan kalian bayangin ndiri ya 🙂 Anneyong Chingu Dibaca ya Fanfic-nya 🙂

2 Comments

August 16, 2013 · 10:35 am

(Fanfiction) designers love story

(Fanfiction) designers love story

Title : designers love story

Length : oneshoot

Genre : Sad and else (terserah readers)

Cast :
Bae Suzy
taecyeon2PM
Author : @shalsa_chantika / cacairen

Support Cast:

Jia Miss A

Lee seung gi

Min Miss A

Roy Kim

And Other

Photo creddit : cafe poster / leeyongmi

Chapter: 1

Ost:
Cristtina Perri – A thousand a years
Lee Hyun Sub –My Love
Lee seung gi – Alone in Love/Love Time
Mianhae For:
– Kesalahan pengetikan kata, nama
– Kata-kata salah, bahasa yang kurang enak didengar atau sebagainya
Note:
Sebaiknya reader bersiap-siap ya?? ^^

###^_^###
Happy Reading^^
Author P.O.V
26 january 2001 ,Jakarta
07:300
Hari ini Hari adalah Hari pertama masuk seklah kelas lll SMAdan sekaligus Hari penentuan Masuknya Siswa Siswi untuk kelas-nya kedepan…
Suzy yang Hari itu sudah ikut Berbaris Di lapangan SMA…
“Suzyyy”Terdengar panggilan dari belakang barisan Suzy,lalu suzy menoleh ke belakang-nya..
Suzy:”Ehh.. Jia Ada apa? Kok terburu-buru begituh?”
Jia:”Ah Tidakk.. kata temen temen Hari ini ada anak Baru dari korea Lohh..”
Suzy:”Terus apa Hubungannya sama aku?”
Jia:”y.. nggak dada apa apa sih.Tapi Katanya dia itu ganteng Loh”
Suzy:”kamu sudah bertemu dengan-nya?”
Jia:”Belom,sepertinya dia belom datang suzy”
Suzy:”oh.. ya udah. Upacara akan segera Dimulai nih,kamu ke belakang sana !”

Jia menuruti perintah Suzy….
Tidak lama kemudian Anak Baru yang tadi Jia sampaikan ke suzy datang menaiki mobil pribadinya..
Para perempuan terutama Jia tercengang dengan Ketampanan Anak Baru itu..
Anak baru itu turun dari mobilnya sambil memebri salam dan senyuman ke siswa siswi Di ASMA itu..

Saat Anak baru Ganteng itu berjalan ke Barisan salah satu Geng dari SMA yang terkenal dengan kecantikannya datang dengan berniat untuk berkenalan..
“Haii cowo.kamu anak Baru?” ucap salah satu perempuan dari Geng itu..
“Hmm menurutmu?” jawab Cowo ganteng itu..
“Kalau begituh kita boleh berkenalan? “ ucap lagi cewe itu dengan memberikan pesona yang memukau…
“Boleh..tapi aku bukannya sombong aku tidak bisa memberi salam kepada kalian semua.sepertinya acara akan di mulai.langsung saja Nama-ku Taecyon” ucap cowo itu sambil memberikan senyuman yang manis kepada cewe cewe itu,lalu para cewe itu langsung berkata “Wahh..” karena Taecyon telah memberikan senuman yang memukau dari pada cowo di SMA mereka itu..
Suzy di kejutkan dengan panggilan Jia dari belakang..
Suzy:”kcau membuat jantungku jatuh”
Jia:”Maaf ya apa aku terlalu mengejutkan?.ya sudah kau lihat?”
Suzy:”Tidak”
Jia:” ya tuhan yang itu..itu yang aku bilang anak Baru di SMA kita.Gantengnyaa”
Suzy:”Hmm biasa bisa saja tuh.lagi pula aku sudah biasa melihat yang seperti itu”
Jia:”apa kau bilang Biasa bisa?! Ya sudah ayo kita juga harus ikut berkenalan dengan dia”
Suzy:”males Ah!!.nanti kita juga bisa berkenalan,sekarang bukan waktunya.kalau kamu mau pergi aja sana!”
Jia menghentikan kegirangannya atas kata kata yang di ucapkan oleh Suzy..

Upacara sudah selesai,tinggal pemngumuman Kelas siswa siswi…
Saat kepala sekolah Membacakan nama siswa untuk kelas lll B nama Suzy terucap salah satunya,Suzy langsung berkata “Thank You God” di dalam hatinya,sebab kelas lll B itu kelas anak yang pintar dan berarti suzy termasuk anak yang pintar juga..
Tidak lama kemudian suzy memasuki barisan untuk siswa lll B,nama Taecyon terpanggil untuk masuk ke kelas lll B..
Taecyon langsung memasuki barisan lll B dan berada di posisi di belakang suzy..
Saat suzy lengah dia iseng menoleh ke belakang yang ternyata di belakangnya Taecyon,suzy agak kaget ketika melihat Taecyon sudah berada di belakangnya,yang pasti akan menjadi teman sekelas-nya..waktu suzy menoleh ke belakang Taecyon sempat Tersenyum ke suzy dan suzy langsung menepuk nepuk pipinya “Apakah ini Mimpi” ucapnya dalam Hati…

Guru membimbing Siswa siswi kelas lll B ke Ruang kelas lll B dan Suzy beserta Murid murid lainnya mengikuti arah Guru itu berjalan..
“Anaka anak Ini kelas kita,jdi saya harap kalian bisa memaklumi saya sebagai Wali kelas kalian” ucap Guru itu keras
“iya Buu” jawab para siswa sereentak…

Semua siswa sudah memilih tempat Duduknya masing masing begituhpula dengan suzy dan Taecyon..
Wali kelas mulai mengatur kelas terutama untuk siswa siswinya Duduk..
Giliran Suzy paling akhir “Suzy kamu duduk di samping Taecyon,ibu harap kamu bisa mengajarkan yang lebih untuk Taecyon”
Suzy langsung berkedip kedip sebentar atas perintah wali kelasnya duduk di samping Taecyon….
Suzy langsung membawa Ranselnya ke bangku di samping Taecyon..
Taecyon hanya senyium senyum ke suzy tanpa memikirkan perkenalkan..

Jam pelajaran pertama sudah di mulai..
Saat suzy dipanggil Gurunya ke depan,Fei anak yang usil menggeserkan bangku suzy sehingga suzy terjatuh,saat itu Taecyon melihat suzy terjatuh dia langsung mengulurkan tangannya untuk memberi bantuan,suzy langsung menggenggam tangan Tangan taecyon dan berdiri.karena suzy sudah tahu taecyon berdarah Korea ia pun membungkukan badannya dan berkata “Gomawoyo” Taecyon hanya tersenyum mengangguk..
5 Menit kemudian
Suzy kembali ke bangkunya..
Suzy malu malu untuk menoleh ke taecyon atas kejadian tadi..
Taecyon mengulurkan tangannya..
Suzy:”untuk apa?”
Taecyon:”sebelumnya kita belum berkenalan.Namaku Taecyon”
Suzy tersenyum malu dan berkata “Hmm Nama-ku Bae su ji,biasa dipanggil suzy”
Akhirnya merekapun saling kenal…

Jam istirahat..seperti biasanya Karena suzy mengalami masalah Ekonomi setiap harinya dia membawa Bekal ke sekolah,dan uang jajannya di tabung untuk Cita cinya..
Saat Suzy makan taecyon datang untuk mengambil Minum..
Saat itu juga suzy langsung menutup bekalnya karena Malu dengan Taecyon….

Taecyon:”kenapa tidak di lanjutkan?”
Suzy:”Anio aku sudah kenyang”
Taecyon menghela nafas panjang,lalu suzy pergi ke perpustakaan….
Saat suzy menaki anak tangga,Jia berlari mendekati suzy..
“Suzy!! Tunggu aku!” teriak Jia dari belakang sana..
“Hmm ada apa? Sepertinya terburu buru sekali?” ucap balik suzy..
Jia:”Ha ..ha …ha.. suzy aku dengar anak baru di sekolah kita ini sekelas denganu?”
Suzy:”ya. Kenapa?”
Jia:”Tidak.beruntung dong kamu bisa sekelas dengan dia”
Suzy:”Hmm begituhlah.oh iya jia sehabis pulang sekolah temani aku ke taman ya?!”
Jia:”Taman? Ada perlu apa kamu kesana?”
Suzy:”mau menyegarkan hati aja,soalnya hari hari ini perasaan aku gak enak”
Jia:”Sipp.oh iya sudah ya aku mau ke kantin dulu sama Min.Byee”
Suzy kembali meneruskan perjalanan nya ke perpustakaan…
Di perpustakaan suzy langsung mencari buku favoritnya, “forever”
Suzy langsung kembali ke halaman selanjutnya yang telah dia tandai sebelumnya…

######
Jam pulang sekolah sudah kelar,sedangkan suzy yang menungu Jia di bawah tangga samping kelasnya mulai tampak letih..
“Ini” ucap lelaki yang mendekati suzy dengan memberikan sebotol air mineral…
“Taecyeon !! Gumawo 😀 . Ottoke? Bisa kah kamu masuk Tim Basket Jiwon?” tanya balik suzy yang membuka tutup botol,
“Anio. Jiwon berkata tim-nya sudah penuh” ucap Taecyeon dengan wajah Murung..
“Ya sudah,jangan Murung pasti saat bertanding nanti dia akan memerlukan anggota kok,kamu jangan sedih.ya sudah ikut aku yuk?” ucap suzy yang memukul pundak taecyeon dengan perlahan lahan..
“Kemana?? Aku harus pulang.pasti omani menunggu-u” ucap balik Taecyeon..Suzy langsung menarik tangan Taecyeon lalu mengajaknya berlari ke suatu Tempat…

Sementara itu,Jia yang sudah turun dari kelasnya sibuk mencari cari suzy.tidak ditemukannya suzy di halaman sekolah “Min kamu lihat Suzy??” tanya Jia ke Min sat Min keluar dari perpustakaan..”Tidak.ada apa?”ucap Min sambil mengikat tali sepatunya,belum sempat Min mebalas Jia sudah berlari ke halaman depan sekolah…

#####
“Ha ha ha ini tempat apa suzy?” tanya Taecyeon yang menghela nafas panjang…
“ini Taman Tacyeon.ini tempat mendinginkan Hatiku bila lagi gak enak.bagaimana masih murung?” ucap suzy yang berjalan mendekati kolam ikan kecil…
“Begituhlah suzy….BTW sepertinya kamu orang Korea juga?” tanya Taecyeon yang duduk di samping suzy..
“Ne. Wae ?”Tanya suzy balik yang memain mainkan air kolam..
“Gwenchanaa.oh iya tunggu ya aku mau hubungi Kakak-ku dulu” ucap taecyeon yang pergi meninggalkan suzy sebentar..

“Ne yeobseyo”
“Ne.Seung gi.aku aku ada tugas kelopok di rumah chingu.nanti aku hubungi kau bila aku sudah selesai”
“Arassoe.sebaiknya jangan pulang lewat dari jam 5 sore.Omani pasti akan marah padamu”
“Ne arrasoe”

Taeyeon menutup teleonnya dan kembali kepada suzy tadi….
“Suzy sebaiknya kita cari makan.aku sudah lapar? pasti kamu lapar?” tanya Taecyeon..
“Ne.tidak usah repot repot aku akan pulang bersama Aboji dan Oeni di rumah” ucap suzy yang bersikap iri
“Anio.kali ini aku traktir saja.dan temani aku berkeliling makanan indonesia.” ucap taecyeon yang mengajak lembut
“Arasso.Kajja” uap suzy yang menuruti.

sementara itu Jia yang lelah mencari suzy di pekarangan sekolah terlihat menyerah dan kembali ke rumahnya..
####

“Jiaeyo!!” teriak suara seperti ajjushi ajjhusi dari halaman rumah jia
jia segera berbalik badan seusai menutup pagar
“Eh Appa..” uap Jia dengan matangnya
“Dari mana saja kamu?? sudah sore belum pulang juga.Amma sudah cemas mencarimu dari tadi?” ucap ayah Jia yang sedang menghampiri jia Tadi aku mencari suzy.dia tadi memintaku menungguinya di sekolah seusai pulang sekolah.tapi dari tadi ia tidak muncul muncul juga.Choosoamnida aboji” ucap Jia yang bertekuk lutut
“Ya sudah cepat ganti baju dan makan.kita akan menjemput Eun Jo(oeni Jia)” ucap ayah jia
“ah Jeongmal?? oeni hri ii pulang?? Yess oeniku pulang yess yess” jawab jia yang meloncat loncat kegirangan

setelah Jia makan dan berganti baju semuanya(family Jia) sudah bersiap siap ke bandara unutk menjemput Eun Jo…
”Amma nanti oeni selama di jakarta berapa hari?” tanya ja..
“amma tidak tahu yang pasti Eun Jo tidak akan lama di sini.liburannya cuma sebentar” jawab amma jia dengan lantangnya..
“Oh Ne ommani”

Ku ajak Taecyeon ke sebuah pondok makanan khas Jakarta “Kamu mau makan ini?” Tanyaku seraya berhenti berjalan.”Ne. apapun berbau indonesia aku ingin mencicipinya” jawab Taecyeon sembari dia masuk ke dalam pondok dan duduk,akupun langsung memesan 2 Gudeg..

Tidak lama kemudian pelayan datang membawa 2 piring Gudeg,”Ini Taecyeon makanlah,semoga kau suka” jawabku sambil memberikan Gudegnya sdikit kerupuk.”Ye.ini namanya apa suzy?” tanyanya balik sambil mencicipi sedikit demi sedikit Gudeg.”Ini Gudeg Taecyeon,apakah Rasanya Enak?” Tanyaku pelan sembari menutup toples kerupuk”Lumayan,yawdah aku habisin yah.punyamu juga di habiskan kamukan dari siang belom makan” jawabnya penuh perhatian,akupun tersenyum kecil dan langsung menghabiskan Gudeg ini.

“sepertinya kamu lapar sekali taecyeon?? sampai mengkilap beituh?? aku saja 3 sendok sudah kenyang” tanyaku sambil mengelap bibir-ku.”Hahah Jeongmal?? aku memang lapar dari sekolah tadibeol makan” jawabnya juga sambil mengangkat badannya pergi ke meja kasir.akupun langsung mengambil Tasku dan tasnya dan langsung mengikutijnya ke meja kasir.

seelah selesai membayar kamipun langsung berjalan ke Halte..
“Taecyeon Gomawoo” ucapku malu malu..” Ah.. Wae?”tanyanya balik kebingungan dengan perkataanku tadi..”Anio hari ini kau sudah baik sekali padaku”jawabku sambil mengikuti langkahnya,taecyeon hanya tersenyum kecil.
saat kami berjalan di Trotoar tiba tiba sebuah Mobil berhenti di Hadapan Kami,tak lama kemudian pemilik mobil itu membukakan kaca mobilnya “Taecyeon !!” teriak Seorang Namja dair dalam mobil itu,taecyeon langsung menganga kekejutan “SeungGi !!! kenapa kau di ini?? aku bisa pulang sendiri” jawab taecyeon penuh kekejutan”sekarang juga kamu masuk mobil” ucap Namja itu yang sepertinya agak Tua dari taecyeon..”Tapi SeungGi ya suzy Ottoke?” jawab Taecyeon penuh kekeliruan “Aigoo siapa Yeoja ini? keterlaluan baru sampai di indonesia sudah berbuat tidak jelas malam malam begini?!” jawab Namja itu penuh ketegasan”Dia dia teman sekelasku SeungGi yaa bagaimana bisa aku meninggalkannya sendirian di sini?”jawab taecyeon lagi..yang masih berdebat dengan Namja itu….

Taecyeon P.O.V
akupun menuruti Hyung SeungGi..”Hyung lihat suzy kasihan berdiri di halte sendirian di malam beginih,apa kau tidak merasa kasihan?” tanyaku ke Hyung SeungGi “Anio.Wae?? dia bukan siapa siap kita.Omani akan memarahimu ketika sampai di rumah nanti.awas saja kau.kataku tadi pulang sebelum jam 5 sore kenapa kau melanggar?? Wae wae??” tanya Hyung yang membentakku “aa taecyon jawab pertanyaanku! Taeyeonaa Wea wea??” tanyanya lagi membentakku,aku malas mendengar pertanyaan Hyuing Seung Gi yang selalu mengocehinku kapanpun,aku ingin segera lulus sekolah pergi dari Hyugn SeungGi dan amma,Aboji.Aku benci itu

Moon Geun Young P.O.V
☺☺☺☺
aku tatapi foto kenanganku bersama Chun Jung Myung ketika di pyongyang dulu,ah Jung Myung selalu begituh,dia tidak menyukaiku melainkan Hwan seo.ucapannya Manis di mulut tapi lain di hati itu yang membuatku sebel.

Suzy kemana lagi sudah malam begini dia tidak pulang? apa ada tugas kelompok sampai sampai malam begini belum pulang….

“Kring kring” Hp-ku berering aku segera mengbilnya akuira ini suzy “Ne yeobseyo”ucapku bersemangat.”Geun young” jawab seseorang dari dalam telefin itu “Ne.Nuguseyo?”ucaku balik.”geun Younggg” kata kata itulah terucap dari jawaban seseorang di dalam telefon itu,suaranya seperti orang habis minum alkohol.”Ne nuguseyo? Nugu??” ucapku kesal.” Geun Young,pali pali.bukakah pintu untukku”jawab seseorang itu.” Mwo.Nuguseyo!?”jawabku membentak..”Pali Geun Young aku sudah tidak tahan” jawabnya terus menerus,sehingga aku kesal aku langsung meutup panggilan itu dan langsung membuka pintu rumahku….

seorang Namja tinggi seperti yang aku kenal “Nugu” tanyaku ke seseorang itu..” Geun Young.. Wae?? wae?? Noumu saranghada Geun Young” jawab Namja itu dan langsung pingsan,ternyata namja itu adalah Jung Myung,aku terkejut melihatnya,kenapa dia bisa mengikutiku sampai di jakarta ini….?? “Yaa Jung Myung!! kenapa kau ada di sini? bagaimana kau tahu aku ada di sini??” jawabku sambil mentap wajahnya.. iJung Myung langsung terbangun dan berdiri,tiba tiba dia langsung menciumku aku cepat cepat melerainya tapi badanku tidak kuat menahannya,dan terpaksa aku mereakannya….

“Ahh ahh Jung Myung kau kau,keterlaluan datang datang ke rumah orang pingsan tanpa sopan santun,lalu langsung menciumku? ini indonesia Jung Myung kautidak bisa melakukan ini.Ha ha” jawabku setelah jung Myung melepaskan ciuman ini “Wae?? aku mencintaimu.kapanpun kau berada aku pasti ada kumohon kembalilah.aku benar benar tidak ada hubungan dengan Hwan seo Jeball” jawabnya memobon kepadaku yang mendekatiku “Andwe Jung Myung.aku tidak bisa. Abojineun tidak bisa menerimamu lagi.Andwe” jawabku sambil meneteskan air mataku,dan Jung Myungpun langsung menghapus air mataku lalu memeluku “Pasti bisa Geun Young kumohon.lagipula ayhmu sekarang buan bersamamu lagi pasti bisa.Abojineun pastitidak akan tahu” jawabnya penuh semangat “Andwe Jung Myung.Suzy yang akan melaporkan kita kepada Aboji” jawabku lagi..
“Wae??” terdengarsuara Yeoja dari pagar sana,itu Suzy apakah suzy melihat kejadian ini semua tdi?? Aigoo Ottoke?? “Wae? Jung Myung oppa,bagaimana bisa oppa di sini? sedangkan oppa bersama yeoja licik itu?” tanyanya ke Jung Myungyang sepertinyamasih menyimpan dendam “Suzyy !! aku aku” jawab jung myung gugup “Suzy dia bisa berada di sini karena karena dia melacak pnselku ya melacak ponselku.” jawabku mempercayainya “Wae wae?? jawaban yang aneh.ujntuk apa oppa ke sini?” Tanya suzy yang mendekatiku “Dia di sni untuk ikut kerja bersamaku di sini.ah sudahlah kau masuk dan ganti baju Pali pali” ucapku mendorong suzy ke dalam rmah dan menutup pintu rumah lalu aku membawa Jung Myung ke suatu tempat…

“Jadi mau kamu apa ke sini?” ucapku sinis,, “Aku aku ingin membawwamu ke bulan dan bintang bintang (nyontek sedikit cinderella’s sister) Geun Young Jebal.. aku ingin membawamu kembali ke Daeseong dan kembali memproduksi Ragi.Aboji Aboji..” ucapnya kepadaku sambil memohon “Andwe Jung Myung.walupun kau memintaku sampai kapanpun aku tidak akan bisa bersammu dan kembali ke Daeseong. Aboji tidak bisa kembali ke Daeseong.dan Suzy masih bersekolah dan sebentar lagi lulus”ucapku yang sambil meneteskan air mata, lalu Jung Myung langsung memelukku “Pasti bisa Geun Young,kau bisa bergantung padaku selama di sana.Suzy bia tinggal di rumah Aboji dan aku akan meluluskan sekolahnya.ku mohon Geun Young” pinta Jung Myung sambil memeluku erat erat…

Diiringi lagu Athousand A years (Cristtina perri)

Suzy P.O.V

Aku meletakan badanku ke kasur dengan kerasnya..
Hari ini hari yang capai sekali, tapi gak apa apa aku bisa menolong orang yang ingin Tahu Taecyeon…
Ahh lagi pula Jung Myung oppa ada apa lagi ke sini, seperti ada urusan penting aja sampai sampai ke sini,apa lewat telefon gak bisa? dasar,dari dulu orangnya seperti itu tidak pernah berubah.

perutku akit sekali,apa oeni masak ya?
ywdah coba aku lihat saja ke belakang,lalu aku tegakan badanku dari kasur ke meja makan di dapur..

Aigoo.. aku lihat di meja makan tidak ada apa apa,oeni juga pergi ke mana ya bersama Jung Myung oppa? cobaaku lihat ke Taman..
Ahh siapa itu yang sedang berpelukan malam malam begini?? “Yaa Nuguseyoe?” teriakku dari depan pintu,lalu orang orang itu berbalik badan ,orang tiu ternyata oeni dan Jung Myung oppa..
“Saeng…. apa yang kau lakukan di sini?” tanya oeni kepadaku “Taa tadi aku ingin mencari oeni karena perutku lapar di meja makan tidak ada makananoni” ucapku sambil memegang perutku dengan Hati hati..
tanpa kusangka Jung Myung langsung menarik tanganku dan membawaku ke luar rumah “Jung Myung oppa !! Wae?” ucapku kebingungan. ia hanya tersenyum melihatku seperti ini “Anio katamu tadi lapar jadi aku ingin membawamu ke sebuah restoran,tenang saja aku tidak akan mengapa apakanmu suzy” jawabnya serius..
D dalam mobil aku terus menatapnya dengan kebingungan “Wae??”ucapnya kepadaku.aku menggeleng gelng saja. Hmmm kenapa dia begituh baik kepadaku bukan sepeti sebelumnya “Jung Myung oppa selama kau di indonesia,kau akan menginap berapa hari? dan maksud dan tujuan apa oppa datang ke sini?” tanyaku.” aku tidak tahu pasti akan menginap di mana.dan aku mungkin malam in akan balik ke seoul suzy.aku tidak da maksud apapun datang ke sini aku merindukanmu dan oeni-mu” ucapnya serius kepdaku sambil tersenyum

setlah kami sampai ke sebuah restaurant Korea jung myung oppa memesankanku sepiring steak..
“Ahh Suzy.. sebanrnya aku mau bicara sesuatu.apa kau mau mendengarnya?” tanya jung myung oppa kepadku yang sepertinya serius,aku hanya mengangguk kebingungan “aku takut kau tidak suka .. ” ucapnya terbat bata “cepat katakan !!” ucapku keras “jadi begini aku ingin mengajakmu ke kembali ke korea.aku akn mengurus sekolahmu dan Geun Young dan kau bisa tinggal di rumah ku.Ottoke?” tanynya padaku . “Mwo?? apa aku tidak salah dengar oppa?? sebenarnya aku mau,tapii Appa dan oeni tidak mengijinkan aku kebali lagi ke korea” ucapku sambil memakan stiek yang sudah jung myung oppa pesan tadi.”Hmm Gwenchanna aku bisa mengaturnya.ya sudah habiskan makanmu dulu baru kita selesaikan pembicaraan kita” seru jungmyung oppa padaku

Taecyeon P.O.V

aku sudah sampai di garasi mobil,dan aku langsung menuju ke kamar “Taecyeonn!!” terdengar sudara amma dari bawah tangga.”Ne Oh-moni” akupun segera turun.”Dari mana saja kau?? seharian belum pulang?” tanya oh-moni kepadaku “jawab pertanyaan oh-mani!!” teriak oh-mani padaku,karena aku lagi capek aku tidak menjawab pertanyaan oh-mani dan langsung ke kamar pergi meninggalkan oh-kmani..

oh-mani selalu begituh,aku ini sudah besar masih saja diperlakukan seperti anak TK,kenapa Hyung seung gi tidak pernah di begitu kan?? wae? wae? sudahlah aku capek seharusnya aku mandi lalu tidur….

Lee seung gi P.O.V
“ye.yeobseyo?”tanyaku menjawab panggilan dari seseorang…
“ye.Chagiya..bisakah kau kembali ke korea??” Hmm itu panggilan dari istriku (tidak bisa memberikan namanya)…
“Wae? kenapa harus aku? apakah Hyung tidak bisa membantumu?”
“bukan masalah itu,Jebal.. chagiya aku akan segera melahirkan anak kita Jebal..”
“Ye.. aku akan segera ke sana malm ini juga”

akupun segera berlai menuju garasi..
“Seung gi yaa!!” teriak suara amma
“Ye.amma”
“mau pergi kemana lagi malam malam begini?”
“Aishh amma aku tidak bisa menjelaskan ini.yang pasti aku tidak akan kembali ke sin selama beberapa hari.ne amma.aku pergi dulu”

Author P.O.V.

sementara itu Jung Myung membawa suzy ke rumahnya dalam keadaan tertidur….
“Geun Young,dimana kamar suzy?” jelas jung myung yang menggendong suzy ke Geun Young..
“Di sana kau bisa lewat sebelah sii.Hati-hati” ucap Geun young

####
“sebenarnya pa yang terjadi?” jelas geun young
“Anio.suzy tertidur setelah kami makan,sepertinya dia sangat kecapeann” ucap jung myung yang menatap suzy
“Hmm.Arasoe.Gomawoyo”ucap geun young,lalu geun young pergi meninggalkan suzy dan jung myung..

lalu jung myung tertidur di samping suzy yang juga nampak kelelahan,lalu geun young masuk dengan alasan untuk memberikan vitamin untuk suzy…geun young terdiam sejenak lalu duduk di samping jung myung “jung myung.apa benar kamu masih menyukaiku?.aku memang telah sakit hati karena perlakuan dirimu juga kepada ayah.tapi kuharapkan kau bisa mengerti.” jelas geun young ketika jung myung tertidur lelap,lalu geun young memutuskan untuk tidur ke kamarnya..

“geun young” suara jung myung mulai terdengar,lalu dia menahan tangan geun young..
“lepaskan!!” jelas geun young
“Andwe!”
“lepaskan”
“Andwe!”

mereka suma’ karena geun young menginginkan tangannya dilepas oleh jung myung..
lalu geun young berbalik badan “kau!! apa apaan ini!!?” teriak geun young,lalu jung myung memeluk geun young erat erat “geun young.. jeball.. ikutlah bersama kami ke korea.. jebal” ucap jung myung
geun young:”kami??”
jung myung:”ne. kami.aku dan suzy”
geun young:”mwo?! ada apa dengan suzy??”

jadi jung myung menceritakan apa yang terjadi sbelumnya..
suzy:”jadi jung myung oppa ingin mengajakku tiggal kembali ke korea?? dan oppa akan menyekolahkanku,menuruti pintaku,dan segalanya?”
jung myung”ne.ottoke??”
suzy:”Araso.aku akan ikut bersama oppa.tapi berjanjilah bila sesampainya kita dikorea,oppa akan menikah dengan oeni.karena akhir akhir ini oeni sering aku lihat termenung sendiri di kamarnya.dan ketika ku tanya jawabnya pergi pergi”
jung myung:”Hmm apa pun itu pintamu akan oppa turuti”

Flasback ###
geun young:”Mwo!!.suzy menginginkan aku..”
jung myung:”ye.jeall..aku sudah menganggap suzy adiku sendiri.jeball”
geun young terdiam sejenak “aku akan memikirkannya besok,hmm kau bisa tidur di kamar belaang!!” tegas geun young lalu keluar dari kamar suyz…

jung myung tertawa kecil,dan langsung bergembira sambil mencium pipi suzy yang imut “Suzyyy Gomaawoo semoga ini berhasill”

Keesokan paginya..

Jung myung tertidur di samping kasur suzy tetapi tidak terlalu dekat..
tak lama kemudian suzy bangun dari tidurnya,suzy terkejut dengan wajah kebingungan dengan apa yang terjadi dengan jung myung oppa,lalu suzy menggoyang goyangkan badan jung myung “jung myung oppa !! pali pali.. bangun..bangun..!!” teriak suzy membangunkan jung myung.melihat keributan di kamar suzy geun young segera mendatangi kamar suzy.
Geun young:”ada apa?”
suzy:”oeni.. jung myung oppa tidak bisa di bangunkan”
geun young:”lalu??”
suzy:”Anioo oeni”
geun young:”ini sudah jamm setengah tujuh pergi mandi sana.atau kau mau kena hukum lagi?”
suzy:”ye.tapi cepat bangunkan jung myung oppa” pinta suzy.

“tapi,apa yang sebenarnya jung myung oppa lakukan di tempat tidurku??” batin suzy sambil menyilangkan tangan”nya di dadanya takut terjadi sesuatu padanya,lalu suzy kembali ke belakang mengambil handuk lalu mandi.

Sementara itu Taecyeon sudah bersiap siap ke sekolah, saat taecyeon melangkah ke depan pintu seusai dia sarapan amma taecyeon memanggil
taecyeon:”ye amma”
amma:”ah taecyeon kali ini kamu pergi ke sekolah memakai sepeda saja karena seung gi tadi malam ke korea entah kenapa,lagi pula sekolahmu juga di Blok 13 itukan dekat jadi bisakan?”
Taecyeo:”ye.arraso”
lalu taeyeon mengambil sepeda andalannnya di garasi “Ye.Hyung seung gi sedang tidak ada di rumah.kali ini aku bebas untuk sementara” lalu taecyeon mendayung sepednya ke jalan prempatan untuk menuju ke sekolahnya.

sementara itu suzy sudah akan berpamitan ke geun young oeni dan jung myung oppa yang sudah beres di bangunkan geun young oeni
suzy:” oeni oppa aku pamit dulu”
Geun young:”nanti oeni akan pulang malam.nanti oeni titipkan kunci ke ajjuma sebelah ya.jangan sampai lupa”
lalu jung myung menyambung “geun young kamu mau kemana?sampa pulang malam?” tanya jung myung.”bukan urusanmu” jawab geun young lalu pergi ke dapur serta jung myung oppa mengikuinya.tanpa basa basi suzy pergi ke sekolahnya sekalian membawa bekal masakan geun young oeninnya.

saat di perempatan suzy bernat menyebrang ke jalan sebrang sana,tak di sangka taecyeon juga mendanyung sepedanaya ke sebrang tetapi saat di tengah jalan suzy tidak melihat ke jalan sbelah kiri,dan saat itu juga Mobil mini bus sekolah akan segera melintas tanpa basa basi lagi taecyeon menghempaskan sepedanya ke pinggri jalan lalu menarik suzy,suzy agak kelihatan terkejut dan tidak tahu siapa yang menariknya dari belakang.
Taecyeon:”Gwenchanna?”
Suzy mengangguk,lalu mereka berdua menghela nafas panjang.
suzy:”ye.Gomawo”
lalu taecyeon meghantarkan suzy ke sebrang,lalu taecyeon kembali mengambil sepedanya.
Sementara itu suzy berjalan dengan badan gemetaran “Suzy shii” teriak Taecyeon dari arah belakang.”ne” ucap suzy.

Lee seung gi yang sudah sampai di rumah sakit tempat di mana istirinya di rawat terlihat cemas yang sedang menungg istrinya di luar ruang operasi.seung gi terus mondar mandir tanpa hentinya di luam ruangan operasi,tak lama kemudian para Dokter dan asisten dokter (suster maksudnya) keluar dan para suster membawa istri seung gi dan bayinya yang imut ke ruangan baru,seung gi nampak begituh gembira melihat anaknya dan istrinya yang selamat.
Setelah para suster membawa istri seung gi ke ruangan,suster pergi membaw bayi seung gi keluar “Suster.boleh bayinya ditinggal sebentar?” tanya seung gi yang melihat bayinya di bawa “Anio Tuan.bayi ini pelu di bersihkan dan di susui lagi.permisi Tuan” ucap salah satu suster yang membawa anak seung gi “Gweenchanayo,biarlah suster itu membawa anak kita” sambung istri seung gi yang terbaring lemas seung gi menuruti ucapan istrinya.
Seung gi:’Bagaimana?? Masih sakit?”
Min Ah (Nama istri Seung gi) :”agak sedikit sakit tapi sudah mendingan.Chagiya taecyeon dan amma tidak ikut?”
Seung gi:”Anii.tadi malam aku terlalu cemas padamu sehingga aku terburu buru tanpa mempersiapkan lagi yang lainnya,nanti akan aku kabarkan ke amma” ucap seung gi sambil meyodorkan segeas air putih ke Min ah.

“ne appa.nanti akan aku bertahu Suzy” kata geun young membalas telefon ayahnya yang sudah tiba di Seoul.lalu jung myung menghampiri geun young.”Geun young aku aku pergi dulu”ucap jung myung yang sudah bersiap siap.”ye.tunggu sebentar mau pergi kemana? “tanya balik geun young.”aku akan pulang ke korea sesuai permintaanmu,lalu apa jawabanmu yang tadi malam sebelum aku pergi?” tanya jung myung.”ne.aku mau ikut tapi tapi aku akan ikut setelah suzy lulus sekolah.”Arraso.aku akan menunggu”ucap jung myung lalu berjalan menuju keluar rumah.”Jung myung shii.biar aku antarkanmu ke bandara.kajja naik ke mobilku” lalu geun young mengambil jacketnya dan kunci mobil lalu pergi bersama jung myung.
“jangan mengendarai moil terlalu ngebut!” pinta jung myung ke geun young yang selalu berkendara mengebut ngebut.tapi ucapan jung myung tidak dihiraukan lagi oleh geun young.

Sementara itu sekolah suzy sudah selesai,dan dia pulang menuju rumahnya…
“Suzyy!!” teriak Jia dari arah belakang yang melambai lambaikan tangannya,lalu suzy tersenyum dan melambai tangan..”Suzy kemarin kamu kemana saja aku cariin di sekolah tidak ada?” tanya Jia.’’Anio.kamu terlalu lama turun jadi aku pergi duluan” jawabb suzy yakin’’Arasso.suzy sebentar lagi ujian,aku harap kita lulus dan masuk universitas yang sama”jawab suzy kebanggaan”Bye suzy aku pulang duluan aku sudah di jemput Appa” jawab jia meninggalkan suzy.
Lalu suzy melanjutkan perjalanannya yang nampak murung.. “Suzyy!!” teriak sesorang dari belakang suzy,rupanya taecyeon yang mendayung sepedanya.
Taecyeon:”Suzy aku mencarimu dari tadi.Wae?”
Suzy:”taecyeon..”
Taecyeon:”ye”
Suzy:”aku merindukan nenek,aku ingin tahu kabar nenek sekarang apakah dia bahagia atau tidak”
Taecyeon:”ikut aku aku akan memberimu tahu apakah nenekmu bahagia atau tidak.Pali pali”
Lalu suzy duduk di belakang kursi sepeda taecyeon..
######
Suzy:”ini jalanan”
Taecyeon:”ye.ini jalanan”
Suzy:”kenapa kamu membawaku ke sini?”
Taecyeon:”kata orang zaman dulu,ketika kita bisa sampai ke lampu merah yang di sebelah sana dan kita mampu melewatinya semua itu pertanda nenekmu hidp bahagia”
Suzy:”darimaa kau tahu itu.aku tidak percaya”
Lalu taecyeon mendayung sepedanya dan bersiap siap
Taecyeon:”mau bertaruh?”
Suzy:”Anio”
Taecyeon:”y sudah kalau gituh aku saja”
Lalu taecyeon mendayung sepedanya saat lampu hijau sudah hidup dengan sekuat tenaga,lalau suzy memeluk tubuh taecyeon dengan erat “taecyeon” ucap suzy.”ne’’ jawabnya “aku mau bertaruh”.Lalu taecyeon melanjutkan mendayung sepedanya itu.tapi saat lampu merah yang terakhir mereka terjebak oleh truk yang mogok dan mereka gagal.
Suzy:”Gwenchanna.aku tahu nenek disana pasti bahagia”
Taecyeon:”ne arraso”
Suzy:”pali kita pulang saja”
Taecyeon:”ne biar aku antarmu saja”
Dan mulai saat itu tacyeon dan suzy bersahabat…

See You Next Time… to Chapter 2 ^__^

Leave a comment

April 27, 2013 · 7:03 am

My Fanfiction (3) End Part

Anneyong haseyo untuk merayakan shinchia (Imlek) aku mau buat FF lagi….
Mohon kalau sudah Baca Coment+Share ya boleh share ke mana aja…and FREE COPAS
    Gong Xi..! Gong Xi..! Xin Nian Kuai Le, Wan Shi Ru Yi! Gong Xi Fa Cai ! May GoD BLees our faMily.

ini part yang terakhir besok udah shinchia aja ya chingudeulz…

 

 

Title: Shinchia Moment / Chinese New Year ㅋ ㅋ moment
 
Author: SeungAh
Genre: Romance,sad,comedy
Main Cast:
– Lee seung gi 

 Gambar

-Shin Min Ah

Gambar

 

Support Cast:
– Lee DongHae ‘SuJu’ as Lee DongHae
Gambar
 
-Bae suzy
Gambar
Ost:
– Lee seung gi ‘Return’
-Lee seung gi ‘Like the first time’
Mianhae For:
– Kesalahan pengetikan kata, nama 
– Kata-kata salah, bahasa yang kurang enak didengar atau sebagainya
Note:
  Sebaiknya reader bersiap-siap ya?? ^^
Happy Reading!!
+++++++^_^+++++++
 
 
~~Preview~~
ah aku memangmodel,tapi aku sama sekali tidak punya sahabat,kalau manager aku malas menghubunginya dan dia juga tidak tahu daerah disini
 
ah..ya sudah nanti malam saja aku temani,jam segini aku belum jam pulang kerja bagaimana?nanti aku tunggu saja kau di tempat penginapanmu
 
oke..
 
seung gi yaaaa..aku lanjutin kerjaku dulu ya,nanti kita ketemuan di penginapanmu
 
oke min ah,oh iya kau juga harus dandan yang cantik
 
min ah pergi meninggalkan seung gi yang lagi meneguk coffeanya itu….
 
                                       Part 3 [End part]
Gambar
Malam harinya min ah sudah menunggu di penginapan seung gi yang terlihat sudah berdandan cantik ala model,sedangkan seung gi yang masih di kamarnya yang lagi bergaya ala model terkenal itu sudah selesai dan keluar dari kamar saat seung gi keluar tidak disangka suzy juga keluar bersamaan dari kamarnya..
 
malam oppa,mau ke mana malam malam begini?
 
Aku mau pergi berkeliling pulau ini
 
Belum sempat suzy berbicara seung gi berlari dan turun ke tangga
 
min ah shii..kau sudah lama menungguku di sini?
 
Ah tidak,ayo aku takut kemalaman,ayoo
seung gi yaa bagaimana kita ke Pantai Hyeopjae dulu?pemandangannya disana bagus?mau??
 
boleh juga selagi matahari belum terbenam min ah….
mereka akhirnya memutuskan untuk pergi ke pantai hyeopjae dulu baru ke tempat tempat wisata di pulau jeju lainnya
 
*****
Mereka samapai di Pantai Hyeopjae 
 
wah!! ternyata betul min ah pemandangan di senja disini indah sekali,aku suka tempat ini!!!
 
min ah hanya bisa tersenyum saja..setelah seung gi puas mendatangi Pantai Hyeopjae,min ah mengajak ke toko pernak pernik buat shinchia besok
 
seung gi yaa!!! temani aku ke pusat kota untuk membeli pernak pernik untuk shinchia besok yuk!!!
 
boleh,tapi sebentar fotokan aku di sini!
seung gi memberikan camera digital miliknya ke min ah untuk dipotret…..
setelah seung gi berfoto,mereka pergi ke pusat kota..
 
*****
mereka memasuki sebuah toko yang menjual tentang chines new year,min ah membeli 2 kantung plastik Lampion,dan pernak pernik lainnya,termasuk kue keranjang…
 
seung gi yaa!! kau tidak beli?besok-kan sudah shinchia?
 
Tidak perlu,aku juga menginap di penginapan itu juga tidak penting bagiku,sembayang di klenteng saja sudah jadi tradisiku
 
kalau begitu,besok kau datanglah ke rumahku,rumahku tidak jauh dari penginapanku..dirumah aku juga sendirian
 
oh begituh,boleh juga lagian besok pemotretanku malam jadi siangnya tidak ada kerjaan…
 
sehabis mereka membeli pernak pernik buat shinchia,seung gi dan min ah masih berjalan jalan ke pusat kota pulau jeju,di sana seung gi banyak membeli baju,sepatu,dan mereka pergi ke pusat permainan…di sana mereka bermain ice skeating,dan wahana permainan lainnya…
 
ini sudah malam,kita pulang yuk seung gi..aku juga mulai letih
 
aku juga,capek sekali malam ini,takut shinchia besok kita tidak ikutan…
 
min ah mengangguk tetapi sebelum merekapulang min ah menelfon wanita pengurus klenteng tadi pagi
 
yeobseyo
 
ah ajjuma,aku besok tidak bisa menjadi wanita baik di klenteng…saat ini aku berada di jeju untuk bekerja
 
Ah tidak apa” nuuna min ah,kami sudah mendapatkan pengganti nuuna,tadi kami memutuskan nuuna di remove
 
Gamsahamnida ajjuma
 
nae cheonmaneyo nuuna
 
min ah mematikan telefon itu dan mengajak seung gi pulang…
 
~Shin min ah P.O.V~
Gambar
Akupun mengajak seung gi pulang…saat kami berjalan seung gi itu melihatku dengan tatapan manis,akupun malu untuk menjawabnya dengan senyuman,kamipun sampai,saat itu seung gi memintaku mengajaknya ke rumahku,karena aku lihat dia begitu penasaran akupun mengajaknya ke rumahku
 
ini rumahku,tidak begituh besar..silahkan duduk
 
akupun berlari ke dapur untuk mengambil minuman untuknya,aku segera menuangkan sirup di gelasku dan membawanya ke ruang tamu 
 
seung gi yaa..silahkan diminum!!
 
seung gipun meneguk sedikit demi sedikit air sirup yang aku berikan
 
ini sudah malam kenapa kau tidak kembali ke penginapanmu?
 
sebentar lagi saja aku lagi malas,di penginapan tidak ada yang bsa kulihat
 
memangnya disini kamu melihat apa?disini juga tidak ada yang ingn dilihat?
 
seung gi tersenyum padaku Haahaha kok kamu tidak tahu,yang aku lihat itu ya kamu
 
akupun tersenyum malu,pipiku merah merona 
 
seung gi menghampiriku dan menyentuh pipiku dengan ke2 telapak tangannya
Min ah shii kau kenapa?badanmu demam?
 
A a h tidak aku cuma’ kedinginan saja
 
tiba tiba seung gi langsung memeluku dengan erat
 
seung gi yaa!! lepaskan pelukanmu ini
 
Tidak!! aku takut kamu kedinginan,maka aku akan memelukmu sampai tubuhmu terasa hangat
 
Haaaha Tubuhku ini sepertinya sudah hangat,lepaskanlah pelukanmu itu
 
seung gi melepaskan pelukan itu,akupun langsung berlari ke kamar dan langsung berkaca,apakah ini mimpi??aku dipeluk oleh seseorang yang tampan sekaligus model terkenal…tiba tiba ada yang mengetuk pintu kamarku dan aku langsung melihatny,ternyata seung gi
 
min ah shiii!!! aku mau pulang tolong tutup pintu rumahmu nanti ada orang tidak jelas yang masuk ke rumahmu
 
kau mau pulang??nah ini
aku memberikan seung gi sebuah kotak berbentuk Love aku harap dia menyukainya
 
apa ini min ah?
 
kau buka saja nanti ketika kau sampai di penginapanmu
 
seung gipun mengangguk saja dan melambaikan tangan kepadaku akupun membalas lambaian tangan itu dengan senyuman,dan ia langsung pulang ke apartementnya…
 
~Suzy P.OV.~
Gambar
waktu aku menanyakan mau pergi kemana kepada seung gi oppa dia menjawab berjalan”,tetapi dengan sapa dia berjalan” ke pulau ini,sedangkan Managernya malam ini juga lagi siuk dengan Managerku,bagaimana bisa?apa mungkin dia punya kealan di pulau ini,ah sudahlah akutidak usah memikirkan masalah itu,aku seharusnya berfikir tentang besok aku ke klenteng memakai baju apa dan membaw apa saja,kalau aku membeli aku tidak tahu harus pergi dengan siapa sedangkan aku tidak punya kenalan di pulau ini,ya sudahlah aku memakai baju untuk sembahyang biasanya sajalah,akupun menghentakan badanku ke kasur yang cukup empuk yang berada di penginapanku,ketika itu aku langsung menghidupkan TV aku ambil remote TV dan langsung mengubek” chanel Televisi,tidak lama di TV ada berita bahwa soo hyun bergandengan tangan dengan kekasih barunya,bagaimana dengan suzy? ketika aku melihat berita itu aku langsung mematikan TV itu dan aku langsung mengubek” kan rambutku samapi kusut,bagaimana bisa soo hyun oppa menggandeng wanita lainnya lagi,dasar Playboy,saat itupun aku langsung memejamkan mataku dan aku tertidur pulas…..
 
~Lee seung gi P.O.V~
Gambar
akupun sampai di penginapan,aku hentakan tubuhku ke kasur,karena aku penasaran dengan isi kotak yang di berikan min ah tadi,saat aku buka ternyata isinya kalung bertuliskan “shinchia Moment” akupun senyum manis melihat kalung itu..
 
Esok paginya…..
aku bangun pagi” untuk mandi dan pergi ke rumah min ah untuk menjemputnya ke klenteng
saat aku mau ke rumah min ah aku bertemu suzy
 
suzy aa…Happy Chinese New Year Bye
 
aku lihat suzy hanya tersenyum saja dan mengikutiku dari belakang,akupun tidak melihatnya karena aku tergesa” pergi ke rumah min ah….
 
~Shin min ah P.O.V~
Gambar
setelah aku selesai mandi dan bersiap siap ke klenteng tiba tiba ada yang mengetuk pintu rumahku,akupun bergegas membukaya..Rupanya seung gi
 
min ah shii kau sudah siap??aku ke sini ingin mengajakmu ke klenteng bersama sama
 
akupun tersenyum ah aku sudah siap,tunggu dulu
 
aku bergegas mengambil alat” untuk sembahyang,setelah itu aku menyampiri seung gi yang lagi menungguku di teras rumahku
 
seung gi yaa..ayo aku sudah siap
 
seung gi hanya tersenyum saja kepadaku dan kami segera pergi ke klenteng…aku melihat seung gi memakai kalung yang aku berikan kepadanya tadi malam 
 
ternyata kau pakai juga kalaung itu,bagaimana enurutmu?bagus tidak kalaung itu aku berikan kepadamu karenakau satu satunya orang yang membuatku tersipu malu seperti tadi malam
 
seung gi melihatku dengan penuh senyuman dan aku lihat tatapan dia lama kelamaan mendekat kepadaku
 
seung gi ya!! kenapa kau bersikap aneh seperti itu?
 
seung gi hanya menggeleng” saja dan kami sampai di klenteng,kami melihat banyak penduduk jeju berdatangan ke klenteng itu
Gambar
 
pukul 10:30 a.m
 sehabis upacaa keagamaan akupun pulang bersama seung gi,kami sengaja meleawati Pantai Hyeopjae  yang indah dengan pasir putihnya itu 
 
min ah shii….. pantai ini akan menjadi shinchia moment kita pada hari imlek,min ah shi…mauhkah kau jadi kekasihku?
 
tanya seung gi yang memegang erat” jari”ku
 
sebenarnya aku juga mencintai seung gi tapi aku malu untuk mengiyakanya,bagaimana ini tuhan??
 
min ah shii..mengangguklah.aku mohon ketika aku bertemu kau sewaktu di depan klenteng aku tertarik dengan wajah kau yang polos,cantik,dan lugu
 
seung gi berharap bahwa aku akan mengiyakannya,dan aku..mengangguk,dan seung gi langsung memeluku erat” dan tersenyum bahagia lalu tak kusangka dia langsung mencium bibirku…akupun termenung sejenak ketika seung gi melepaskan ciumannya itu
 
Mianhae min ah shiii,aku terlalu bahagia dengan pengakuanmu itu..tapi aku bahagia sekarang kau jadi yeojachinguku,jadi mulai saat ini hari hariku penuh dengan ke bahagiaan…
 
akupun cuma’ tersenyum lebar dan berbalk memeluknya erat erat…
 
END
 
 
 

Leave a comment

Filed under Fanfiction, Lee seung gi